JAKARTA (INDONESIAKINI.id) – Belakangan ini Sosial Media sedang ramai penggunaan gambar semangka sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Apa arti semangka untuk rakyat Palestina ini?
Dikutip dari laman Aljazeera, pada tahun 1967 setelah Perang Arab-Israel, Israel melarang pengibaran bendera Palestina dan warna-warnanya di Gaza dan Tepi Barat, dan konon tentara Israel menangkap atau melecehkan siapa pun yang mencoba melakukannya. Tidak kehabisan akal, akhirnya warga Palestina memasang bendera Palestina dalam bentuk semangka.
“Jika Anda ingin menghentikan kami, kami akan menemukan cara lain untuk mengekspresikan diri kami,” kata Amal Saad, seorang warga Palestina dari Haifa yang mengorganisir kampanye semangka Zazim.
Buah semangka memiliki warna yang sama dengan bendera Palestina, yaitu merah, hitam, putih dan hijau. Sehingga untuk memprotes penindasan Israel terhadap bendera dan identitas Palestina, warga Palestina menggantinya dengan gambar semangka.
Semangka merupakan salah satu buah yang tumbuh subur di negeri Palestina. Popularitas buah semangka di Palestina terbentang dari Jenin hingga Gaza.
Dikutip dari laman The National, gambar semangka digunakan sebagai simbol dukungan untuk Palestina pertama kali dikenalkan oleh Khaled Hourani. Pada tahun 2007, ia melukis sepotong semangka untuk proyek Subjective Atlas of Palestine.
“Orang-orang di seluruh dunia berdiri dan mengatakan bahwa pendudukan harus diakhiri. Ini adalah momen bersejarah. Sebagai seorang seniman, sebagai seorang manusia, saya merasa terhormat bahwa karya saya digunakan sebagai alat atau menjadi bagian dari kekuatan pendorong ini,” katanya.






