SIDOARJO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur berkolaborasi dengan Kampung Lali Gadget dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar acara bertajuk “Bermain Menjadi Indonesia”, Senin (28/7), di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen PLN dalam mendukung pendidikan informal melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Atas dedikasi dan perannya dalam mendukung tumbuh kembang serta pembentukan karakter anak-anak, PLN menerima penghargaan bergengsi dari Bupati Sidoarjo, Subandi, sebagai “Perusahaan Peduli Anak”. Penghargaan ini menjadi bukti kontribusi konkret PLN dalam menciptakan ruang bermain yang edukatif dan aman bagi generasi penerus.
“Kami mengapresiasi komitmen PLN yang konsisten mendampingi anak-anak melalui kegiatan inspiratif. Dengan pendidikan karakter yang kuat, anak-anak kita disiapkan menyambut Indonesia Emas 2045. Ini adalah bentuk sinergi ideal antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Bupati Subandi.
Kampung Lali Gadget dikenal sebagai ruang edukatif yang mengajak anak-anak lepas dari ketergantungan pada gawai. Melalui permainan tradisional dan interaksi sosial di alam terbuka, anak-anak diajak bermain, belajar, dan membangun kreativitas secara menyenangkan dan sehat.
Sejak 2024, program TJSL PLN telah aktif mendukung transformasi Kampung Lali Gadget menjadi pusat pembelajaran budaya lokal. Bantuan yang diberikan meliputi revitalisasi fasilitas bermain, pendampingan program Klinik Kecanduan Gadget, pelaksanaan Elingpiade, Festival Tanah Air, hingga sertifikasi bagi para instruktur permainan tradisional.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa kehadiran PLN tak hanya sebatas menerangi negeri, tapi juga menyalakan harapan anak-anak Indonesia.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi cerdas, sehat, dan tidak tergantung pada gawai. Kegiatan ini mencerminkan semangat PLN dalam menciptakan ruang positif bagi tumbuh kembang anak sebagai aset berharga bangsa,” jelas Ahmad.
Melalui program ini, PLN berharap terus memberi energi positif bagi masa depan anak-anak Indonesia, bukan hanya dalam bentuk listrik, tetapi juga semangat untuk tumbuh dengan bahagia dan berakhlak mulia





