Inovatif! Mahasiswa UWIKA ini Kembangkan Teknologi Pemantau Dehidrasi di Toilet

Teks Foto : Mahasiswa UWIKA Surabaya, Darwis Antonio berhasil ciptakan urinoir pintar yang dapat membantu mencegah dehidrasi sejak dini. (ist)

SURABAYA – Seorang mahasiswa Teknik Elektro Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya, Darwis Antonio, berhasil menciptakan sebuah inovasi yang berpotensi mengubah kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh, khususnya terkait asupan cairan.

Darwis merancang sebuah alat monitoring tingkat dehidrasi tubuh yang terintegrasi langsung dengan urinoir toilet. Menggunakan teknologi fuzzy logic, alat ini dapat menganalisis warna urine secara otomatis dan menampilkan tingkat hidrasi tubuh pengguna melalui layar LCD.

Tak hanya itu, alat ini juga memberikan rekomendasi jumlah konsumsi air putih yang dibutuhkan berdasarkan hasil analisis tersebut.

“Inovasi ini sangat bermanfaat, terutama di tengah kesibukan masyarakat modern yang kerap lupa menjaga asupan cairan tubuh,” ujar Dwi Taufik Hidayat, S.Kom., M.Kom., dosen pembimbing tugas akhir Darwis Antonio dalam keterangan pers rilis UWIKA, (29/07/25) Selasa.

Ia menambahkan bahwa teknologi ini dapat menjadi pengingat cerdas untuk menghindari bahaya dehidrasi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Teknik Elektro UWIKA, Erwin Dhaniswara, S.Si., M.Kom.

“Karya Darwis Antonio membuktikan bahwa teknologi sederhana bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan masyarakat. Kami mendorong agar lebih banyak mahasiswa menghadirkan inovasi nyata seperti ini, agar lulusan kami tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi praktis untuk kehidupan,” ungkapnya.

Inovasi ini diharapkan bisa dikembangkan lebih lanjut dan menjadi bagian dari teknologi kesehatan modern yang aplikatif dan mudah diakses masyarakat luas.