Kepala BPOM Kunjungi Pusat Riset ParagonCorp, Dorong Inovasi dan Sinergi Industri Kosmetik Nasional

TANGERANG – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM), Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., melakukan kunjungan kerja perdananya ke industri kosmetik dengan mengunjungi fasilitas produksi dan pusat riset milik PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) di Jatake, Tangerang, (31/07/25) Kamis.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara regulator dan pelaku industri untuk menciptakan sistem pengawasan kosmetik yang kolaboratif, adaptif, dan berstandar global.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Taruna Ikrar didampingi oleh Deputi 2 BPOM, apt. Mohamad Kashuri, S.Si., M.Farm., dan Direktur Pengawasan Kosmetik BPOM, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si., Apt., MPPM.

Rombongan BPOM disambut langsung oleh Group CEO ParagonCorp Harman Subakat, Vice President of Research & Development dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, dan EVP & Chief Administration Officer A. Miftahuddin Amin.

Kepala BPOM dan jajaran meninjau langsung proses produksi dan fasilitas R&D ParagonCorp. Mereka menyaksikan bagaimana teknologi dan data diterapkan dalam pengembangan produk hingga aktivitas digital seperti live streaming. Rombongan juga meninjau berbagai hasil riset ilmiah yang ditampilkan dalam bentuk poster, dan Prof. Taruna berkesempatan mencoba teknologi analisis kulit yang digunakan tim R&D Paragon.

“ParagonCorp merupakan contoh nyata industri kosmetik nasional yang tumbuh dengan mengedepankan inovasi, riset, dan kepatuhan terhadap regulasi. Kunjungan ini mencerminkan komitmen BPOM untuk memperkuat kemitraan strategis dalam mendukung industri yang aman, transparan, dan berdaya saing tinggi,” ujar Prof. Taruna Ikrar.

ParagonCorp menaungi berbagai merek ternama seperti Wardah, Make Over, Kahf, dan Emina. Dengan dukungan lebih dari 300 ilmuwan di bidang riset dan pengembangan, perusahaan ini konsisten menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia maupun global, sesuai dengan standar keamanan nasional dan internasional.

“Kami menyambut baik kunjungan Kepala BPOM sebagai bentuk kepercayaan terhadap kontribusi industri lokal. Kolaborasi dengan regulator adalah fondasi penting untuk terus menghadirkan produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman dan bertanggung jawab bagi konsumen,” ujar dr. Sari Chairunnisa.

Kunjungan ini menjadi refleksi dari komitmen bersama dalam membangun ekosistem industri kosmetik nasional yang kompetitif, berbasis inovasi, dan menjunjung tinggi prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) serta transparansi dalam pengawasan publik.

Sebagai bentuk nyata inovasi berbasis riset dan teknologi, salah satu brand Paragon—Wardah—saat ini menghadirkan SKINVERSE, sebuah pengalaman interaktif yang memungkinkan masyarakat mencoba teknologi analisis kulit dan solusi perawatan berbasis sains dari tim R&D Wardah. Acara ini berlangsung hingga 3 Agustus 2025 dan terbuka untuk umum.

Saat ini, ParagonCorp mengoperasikan fasilitas produksi dan pusat riset kosmetik terbesar di Asia Tenggara dengan visi menjadi pemimpin dalam pengembangan produk kecantikan yang relevan, aman, dan berkelanjutan.