Daerah  

Dukung Pendidikan Inklusif, PLN Kawal MPLS Sekolah Rakyat di Gresik

GRESIK – PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pendidikan inklusif dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) 37 Kabupaten Gresik tahun ajaran 2025/2026. Acara ini digelar pada 4 Agustus 2025 di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah-daerah yang belum terjangkau fasilitas pendidikan formal secara optimal. PLN mengambil peran strategis dalam mendukung infrastruktur dasar, terutama melalui kehadiran pasokan listrik yang andal.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan bahwa PLN UP3 Gresik telah menyiapkan personel terbaik untuk memastikan kelancaran acara MPLS. PLN juga menjaga keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.

“PLN berkomitmen mendukung kelancaran pembukaan MPLS Sekolah Rakyat di wilayah Gresik. Kami menyiapkan sumber daya cadangan dan menempatkan delapan personel di empat titik pengamanan yang menyuplai Sekolah Rakyat untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik,” jelas Ahmad dalam keterangan tertulis, (07/08/25) Kamis.

Kepala SMA Sekolah Rakyat 37 Gresik, Rangga Pratama Wahyudiarta, menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas dukungan teknis yang diberikan.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dari PLN, acara berjalan lancar tanpa kendala teknis, khususnya kelistrikan. Semua pihak merasa puas dengan jalannya kegiatan MPLS ini,” ujar Rangga.

PLN berharap kontribusinya dalam kegiatan pendidikan seperti ini dapat memperkuat peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penyediaan listrik yang andal dan merata.