JAKARTA – PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Trenggulunan Agro View (TAV).
Program yang dijalankan PLN NP Unit Pembangkitan (UP) Rembang ini sukses mengubah beragam limbah, mulai dari FABA (Fly Ash Bottom Ash), kulit buah naga, hingga sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya Pupuk Booster FABA (Pupuk BOBA).
Inovasi ini dirangkum dalam program MBAH GANTENG (Manfaatkan Buah Naga, FABA, dan Sampah Organik) serta PIJAR GEMILANG (Pengelolaan Interwaste untuk kesejahteraan Trenggulunan dan Gerakan Ekonomi mandiri terintegrasi limbah organik).
Melalui Interwaste System, pengelolaan limbah diubah menjadi pupuk organik, pakan ternak, hidroton, hingga produk UMKM berbasis kulit buah naga.
Sejak diluncurkan pada 2023, PIJAR GEMILANG melibatkan lima pilar kolaborasi (pentahelix collaboration) yang mencakup akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media.
Hasilnya, sebanyak 13 hektar lahan kritis berhasil direhabilitasi menjadi hutan energi, penanaman pohon kaliandra mampu menyerap 75.000 kg CO₂eq per tahun, serta efisiensi biaya pembelian pupuk, pakan ternak, dan batu bara mencapai ratusan juta rupiah per tahun.
Lebih dari 55 orang merasakan manfaat langsung, sementara 8.803 orang lainnya mendapat manfaat tidak langsung, termasuk pemberdayaan perempuan rentan secara sosial-ekonomi.
“Program PIJAR GEMILANG adalah bukti bahwa pengelolaan limbah tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Inilah wujud nyata beyond power dari PLN NP, memberdayakan energi untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah dalam keterangan tertulis, (21/08/25) Kamis.
Atas keberhasilan tersebut, PLN NP UP Rembang meraih penghargaan TOP CSR 2025 Bintang 5 serta Circular Economy Sustainability Award (CESA) 2025 untuk kategori Perpanjangan Sumber Daya Output dan Daur Ulang.
Selain itu, program ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda di Desa Trenggulunan, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Melalui kegiatan konservasi hutan, pertanian organik, hingga pengelolaan limbah terpadu, pelajar, mahasiswa, dan pemuda desa diajak menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keberlanjutan.
Dengan roadmap hingga 2027, PIJAR GEMILANG menargetkan pengembangan menjadi learning center agroforestry dan pusat pengembangan tanaman energi di Jawa Tengah.
PLN NP optimistis langkah ini akan memperkuat ketahanan pangan, memperluas manfaat ekonomi, sekaligus menciptakan ekosistem desa mandiri yang tangguh menghadapi tantangan lingkungan maupun sosial.






