SURABAYA – Produktivitas dan konsistensi dalam menulis buku akademik mengantarkan Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Mohamad Yusak Anshori, meraih penghargaan Author of the Year dari Penerbit Deepublish. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-16 Deepublish yang digelar di Yogyakarta, Ahad (11/1).
Penerbit nasional yang berfokus pada literatur pendidikan tinggi itu menilai Prof. Yusak sebagai salah satu penulis paling produktif dan berpengaruh sepanjang tahun 2025. Dalam kurun satu tahun terakhir, ia tercatat telah menerbitkan lebih dari 30 buku di bidang manajemen, dengan irisan kuat antara kajian akademik dan praktik bisnis.
Sebagai akademisi sekaligus praktisi, Prof. Yusak dikenal konsisten menghadirkan karya-karya yang tidak hanya digunakan sebagai referensi di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga relevan bagi kalangan praktisi. Buku-bukunya banyak mengulas isu manajemen kontemporer, hospitality, revenue management, hingga forecasting, dengan pendekatan aplikatif yang dekat dengan realitas lapangan.
“Penghargaan ini saya maknai sebagai amanah. Menulis bukan sekadar publikasi, tetapi bentuk tanggung jawab akademik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman agar memberi manfaat yang lebih luas,” ujar Prof. Yusak.
Pemegang sertifikasi internasional Certified Professional Marketer (CPM-Asia) dari Asia Marketing Foundation, Singapura, itu menjelaskan bahwa sebagian besar buku yang ia tulis lahir dari proses panjang menguji teori melalui praktik nyata.
“Buku-buku tersebut merupakan upaya menjembatani teori dengan pengalaman lapangan yang saya temui sehari-hari,” tambahnya.
Selain aktif menulis, Prof. Yusak juga terlibat dalam komunitas akademik internasional. Ia tercatat sebagai anggota International Editorial Advisory Board Philippine Social Science Journal di bawah naungan University of Negros Occidental–Recoletos, Filipina.
Pimpinan Deepublish menjelaskan, penghargaan Author of the Year diberikan melalui proses penilaian komprehensif yang mencakup produktivitas, kualitas substansi, serta kontribusi pemikiran penulis terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Berdasarkan indikator tersebut, Prof. Yusak dinilai memenuhi seluruh kriteria secara konsisten.
Peringatan HUT ke-16 Deepublish sendiri menjadi momentum refleksi atas peran penerbit dalam memperkuat ekosistem kepenulisan nasional, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan akademisi dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.






