BEKASI – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menggelar pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Tawar, Bekasi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat budaya K3 di sektor ketenagalistrikan nasional.
Pemilihan Unit Pembangkit (UP) Muara Tawar sebagai lokasi acara dinilai sangat strategis. PLTGU Muara Tawar merupakan unit pembangkit terbesar yang dimiliki PLN NP dan menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik pada sistem interkoneksi Jawa–Bali. Peran vital tersebut menjadikan penerapan standar keselamatan tingkat tinggi sebagai prasyarat utama demi menjaga keandalan operasional serta keberlanjutan layanan listrik bagi masyarakat.
Pembukaan Bulan K3 Nasional di lingkungan pembangkit ini juga menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan ketenagalistrikan. Sebagai aset strategis nasional, PLTGU Muara Tawar diproyeksikan menjadi barometer penerapan K3 bagi industri energi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja di sektor energi merupakan prioritas utama pemerintah. Menurutnya, penerapan K3 tidak hanya bertujuan melindungi pekerja, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan operasional dan produktivitas nasional.
“Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi nasional untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam melindungi tenaga kerja Indonesia dan membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat,” ujar Yassierli, (14/01/26) Rabu.
Komitmen PLN Nusantara Power terhadap keselamatan kerja tercermin dari capaian kinerja K3 yang konsisten. Secara korporat, PLN NP berhasil mencatatkan nihil kecelakaan kerja (zero accident) dan zero fatality sejak tahun 2018. Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga membukukan Total Jam Kerja Aman (Safe Manhours) sebesar 42.429.401 jam.
UP Muara Tawar menjadi salah satu kontributor utama dalam pencapaian tersebut melalui penerapan sistem manajemen K3 yang disiplin, peningkatan kompetensi pekerja, serta penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.
Direktur Utama PLN Nusantara Power menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh insan perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Keandalan pembangkit harus berjalan seiring dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Di UP Muara Tawar, kami membuktikan bahwa operasional berskala besar dapat dijalankan dengan standar K3 yang unggul, salah satunya melalui Simulasi Tanggap Darurat dan Pelatihan Fire Rescue,” ujarnya.
Simulasi Tanggap Darurat dan Pelatihan Fire Rescue secara rutin digelar di seluruh unit pembangkit PLN Nusantara Power. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami prosedur penanggulangan keadaan darurat, khususnya terkait kebakaran, evakuasi, dan penyelamatan korban secara cepat, tepat, dan aman.
Di UP Muara Tawar, inovasi digitalisasi K3 juga telah diterapkan melalui sistem working permit online, pelaporan bahaya, inspeksi peralatan K3 berbasis aplikasi dan web, serta dashboard pemantauan kinerja K3 secara real-time.
Penerapan working permit online membuat proses persetujuan pekerjaan berisiko tinggi menjadi lebih transparan, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri sehingga mampu meminimalkan potensi kesalahan administratif maupun miskomunikasi di lapangan.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, PLN Nusantara Power berharap dapat terus meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi aktif seluruh pekerja dan mitra kerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif guna mendukung ketahanan energi nasional.






