JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (20/1/2026). IHSG diperkirakan akan mencoba menembus level resistance 9.150. Beberapa saham seperti BWPT, PANI, dan MDKA menjadi rekomendasi dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan pagi ini.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan kemarin ditutup dengan kenaikan sebesar 0,64% ke level tertinggi baru yaitu 9.133. Meskipun asing melakukan net sell senilai Rp542 miliar, soliditas investor domestik membuat indeks menguat cukup signifikan.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai bahwa pasar saat ini sedang menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 4,75%. Pelemahan rupiah juga menjadi salah satu sentimen pasar hari ini.
Reza memprediksi bahwa IHSG akan mencoba menembus level resistance pada area 9.150 dan level support pada area 9.100.
“Katalis tambahan dari kebijakan pemerintah di sektor tekstil, komoditas, waste to energy, dan perbankan dapat menjadi opsi katalis tematik yang mendorong pergerakan harga,” ujarnya dalam riset yang diterbitkan Selasa (20/1/2026).
Saham PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan oleh analis pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, saham BWPT tengah membentuk pola double bottom dan telah berhasil pullback. Selama berada di atas level support Rp154–Rp157, BWPT dinilai memiliki peluang menuju Rp165–171.
Selain itu, BWPT mendapatkan sentimen transaksi afiliasi berupa tambahan setoran modal ke entitas anak usahanya senilai Rp180 miliar. Analis merekomendasikan swing trade bagi saham BWPT dengan stop loss pada area kurang dari Rp154.
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) juga menjadi rekomendasi analis karena pergerakan harganya beberapa hari belakangan mengalami kenaikan volume yang signifikan dan mampu menembus resistance di Rp12.625. Dengan begitu, PANI diprediksi akan terus menguat ke level Rp13.475–Rp13.875.
“Free float saham PANI mengalami peningkatan dari 12,2% menjadi 15,91% dalam beberapa bulan terakhir dan membuka peluang bagi saham PANI untuk masuk ke indeks saham internasional, seperti MSCI dan FTSE,” katanya.
Saham PANI direkomendasikan untuk dibeli pada area Rp13.000–Rp13.150, dengan stop loss pada area kurang dari Rp12.625 per saham.
Saham terakhir yang menjadi jagoan analis pada perdagangan hari ini adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang saat ini masih dalam tren bullish. Analis merekomendasikan buy pada area Rp3.000–Rp3.060 dengan target harga berada pada level Rp3.160–Rp3.300 per saham dan stop loss pada area kurang dari Rp2.870.
Menurut analis, saat ini harga saham MDKA tengah pullback dengan level support pada area Rp2.870–Rp2.950. Selama berada di atas area tersebut, MDKA dinilai memiliki potensi penguatan lanjutan menuju target harga.
“Sentimen tambahannya adalah investor asing telah membukukan net buy selama seminggu terakhir sebesar Rp162,57 miliar di saham MDKA,” katanya.
Salah satu saham yang direkomendasikan untuk dijual oleh BRI Danareksa Sekuritas adalah PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). Secara teknikal, beberapa perdagangan terakhir menunjukkan UNVR tertekan oleh aksi jual investor.
Menurutnya, level support Rp2.450 saham Unilever telah tertembus dan potensi pelemahan lanjutan dapat terjadi hingga level support baru pada area Rp2.240. Saat ini UNVR dibanderol di harga Rp2.330 per saham.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.






