PSS Sleman kembali merasakan kehangatan atmosfer Stadion Maguwoharjo saat menjamu PS Barito Putera dalam pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, pada Sabtu (31/1) malam. Laga ini menjadi momen penting bagi Figo Dennis yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di hadapan pendukung setia PSS Sleman.
Figo Dennis mengungkapkan rasa terkesannya dengan dukungan yang diberikan oleh para suporter PSS Sleman. Ia menilai energi yang diberikan oleh ribuan pendukung membuatnya semakin termotivasi selama pertandingan melawan Barito Putera. Meski bukan pertama kalinya bermain dalam laga bertekanan tinggi, ia merasa bahwa atmosfer Stadion Maguwoharjo memiliki kesan yang unik dan berbeda.
Sorak-sorai dari tribun terasa sangat dekat dan intens, sehingga memacu Figo Dennis untuk tampil maksimal. Pengalaman ini disebutnya sebagai modal penting dalam proses adaptasi bersama Super Elja di Pegadaian Championship.
”Ini pertandingan perdana saya bermain di Stadion Maguwoharjo dan atmosfernya sangat luar biasa. Sebenarnya saya juga bukan pertama kali main di pertandingan dengan tekanan tinggi, tapi bermain untuk PSS dengan atmosfer seperti ini punya kesan tersendiri,” ujar Figo dalam sesi jumpa pers usai laga.
Bermain di hadapan pendukung setia PSS memberi pengalaman berharga bagi Figo. Dukungan tanpa henti dari tribun tidak hanya membakar semangat, tetapi juga menjadi motivasi tambahan untuk menjaga fokus dan intensitas permainan. Ia menegaskan tekadnya untuk terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi tim.
”Saya sangat senang dan bangga bisa bermain untuk PSS. Ke depan, pastinya saya ingin jadi lebih baik lagi dan terus membantu tim dengan kontribusi yang lebih besar,” tambah Figo Dennis.
Selain Figo, sorotan juga tertuju pada Jehan Pahlevi yang masuk dari bangku cadangan. Pemain yang didatangkan pada bursa transfer putaran kedua itu mendapat apresiasi dari pelatih Ansyari Lubis setelah menggantikan Riko Simanjuntak. Kehadirannya dinilai mampu memberi warna berbeda dan meningkatkan dinamika permainan PSS.
Ansyari menilai adaptasi pemain baru berjalan positif dan membuka opsi rotasi yang lebih fleksibel. Pemain-pemain yang datang di bursa transfer putaran kedua banyak membantu.
”Mudah-mudahan Jehan bisa terus diberi kesempatan, chemistry akan terbentuk, dan semoga dia bisa membawa tim menjadi lebih baik lagi,” tegas Ansyari.
Dengan atmosfer Maguwoharjo yang terus terjaga dan kontribusi pemain yang kian merata, PSS Sleman berharap konsistensi performa dapat terus ditingkatkan demi menjaga momentum di Pegadaian Championship musim ini. Dukungan suporter pun diyakini tetap menjadi kekuatan utama Super Elja di setiap laga kandang.






