Ester Nurumi Tri Wardoyo: Bangkit dari Cedera, Merajut Asa di Singapore International Challenge 2026
Perjalanan Ester Nurumi Tri Wardoyo di dunia bulu tangkis profesional kembali diwarnai harapan. Pemain tunggal putri yang sempat digadang-gadang memiliki potensi besar ini kini tengah berjuang di Singapore International Challenge 2026. Meski harus memulai langkahnya dari babak kualifikasi, Ester berhasil melewati rintangan awal, menunjukkan ketangguhan mental dan fisik pasca badai cedera yang sempat menghampirinya.
Dua tahun lalu, Ester dipandang sebagai salah satu harapan Indonesia untuk menyusul jejak Gregoria Mariska Tunjung di jajaran pemain elite dunia. Namun, kariernya yang menjanjikan, termasuk pencapaian sebagai finalis Australian Open 2024, harus teruji. Cedera retak tulang kering di kaki kanan memaksanya absen selama satu tahun, sebuah pukulan telak bagi seorang atlet.
Meskipun demikian, semangat juang Ester tak padam. Comeback-nya disambut positif dengan dua kemenangan dalam dua pertandingan di Kejuaraan Beregu Asia 2026. Kini, di Singapore International Challenge 2026, Ester kembali menunjukkan bahwa ia masih berada di jalur yang tepat untuk meraih kembali performa terbaiknya.
Pada babak 32 besar kualifikasi yang digelar di Singapore Badminton Hall East Coast @ Expo, Singapura, Selasa (24/2/2026), Ester berhasil mengalahkan Anvitha Vijay dari India dengan skor meyakinkan, 21-13, 21-13. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi anggota skuad perak Indonesia di Uber Cup 2024 tersebut.
Perjuangan Ester belum berakhir. Ia masih harus melakoni satu pertandingan kualifikasi lagi untuk memastikan tiket ke babak utama. Di babak ini, ia akan berhadapan dengan talenta muda Thailand, Yataweemin Ketklieng, pada Rabu (25/2/2026). Ketklieng sendiri bukanlah lawan sembarangan. Ia adalah peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2026 dan sempat membuat kejutan dengan menjuarai Indonesia International Challenge II 2024, mengalahkan dua wakil Indonesia lainnya, Ruzana dan Mutiara Ayu Puspitasari.
Nasib Rekan Senegara di Babak Kualifikasi
Sayangnya, langkah Ester untuk lolos dari kualifikasi tidak diikuti oleh dua rekan tunggal putri Indonesia lainnya yang juga memulai dari babak awal. Pemain senior, Yulia Yosephine Susanto, harus menelan kekalahan pahit dari Oo Shan Zi asal India. Pertandingan berlangsung sengit hingga rubber game, namun Yulia harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dalam adu setting di gim ketiga.
Bilqis Prasista, yang berstatus sebagai unggulan di babak kualifikasi, juga bernasib serupa. Ia harus mengakui keunggulan Prakriti Bharath dari Uni Emirat Arab. Bilqis sempat memenangkan gim pertama, namun gagal mempertahankan momentum dan akhirnya kalah dengan skor 21-12, 13-21, 12-21. Seperti Ester, Bilqis juga sempat diharapkan menjadi penerus tunggal putri Indonesia setelah berhasil mengalahkan Akane Yamaguchi di Uber Cup 2022. Namun, kariernya di luar pelatnas masih menghadapi berbagai tantangan, dengan pencapaian terbaiknya sejak saat itu hanya sebatas semifinal di level International Challenge/Series.
Di sektor tunggal putra, kekalahan juga dialami Bima Ayman Al Modjo. Putra dari musisi kenamaan Duta Sheila on 7 ini terhenti di babak pertama kualifikasi setelah kalah dari wakil Taiwan, Hsin Tse Yu, dengan skor 14-21, 18-21.
Peluang Indonesia di Babak Utama
Terlepas dari beberapa kekalahan di babak kualifikasi, Indonesia masih memiliki wakil yang cukup banyak yang akan berjuang di babak utama Singapore International Challenge 2026. Selain Ester yang berpeluang lolos, delapan wakil Indonesia lainnya akan melakoni laga penentuan. Sementara itu, 17 wakil lainnya telah memastikan tempat di babak utama berkat peringkat mereka yang lebih tinggi.
Sektor ganda putra dan ganda campuran menjadi yang paling ramai dengan kontingen Indonesia. Masing-masing sektor diperkuat oleh lima pasangan, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah.
Tim pelatnas mengirimkan para pemain muda dan pelapis untuk mendapatkan pengalaman berharga dan menempa diri di turnamen internasional ini. Selain itu, beberapa pemain jebolan pelatnas yang kini berkarier mandiri juga turut ambil bagian, seperti Christian Adinata, Komang Ayu Cahya Dewi, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Pitha Haningtyas Mentari.
Indonesia datang ke Singapore International Challenge 2026 dengan reputasi sebagai juara bertahan. Tahun lalu, skuad Merah Putih hampir mendominasi turnamen ini, dengan para wakilnya meraih gelar juara di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran.
Hasil Rekap Singapore International Challenge 2026 untuk Wakil Indonesia (Babak Kualifikasi, Selasa, 24/2/2026):
Babak 128 Besar:
- Tunggal Putra: Bima Ayman Al Modjo (Indonesia) kalah dari Hsin Tse Yu (Taiwan) 14-21, 18-21.
Babak 64 Besar:
- Tunggal Putra: Henrikho Wibowo Kho (Indonesia) menang atas Sugi Sai Bala Singha Gopinath Singh (India) 21-9, 21-19.
- Tunggal Putra: Muhamad Rizky Akbar (Indonesia) menang atas Kaushal Dharmamer (India) 25-23, 21-10.
- Tunggal Putra: Darren Gerrard Tanninovich (Indonesia) kalah dari Shrey Dhand (Australia) 8-21, 11-21.
Babak 32 Besar:
- Tunggal Putri: Ester Nurumi Tri Wardoyo (Indonesia) menang atas Anvitha Vijay (India) 21-13, 21-13.
- Tunggal Putri: Yulia Yosephine Susanto (Indonesia) kalah dari Oo Shan Zi (India) 21-17, 19-21, 20-22.
- Tunggal Putri: Bilqis Prasista (Indonesia/3) kalah dari Prakriti Bharath (Uni Emirat Arab) 21-12, 13-21, 12-21.
- Ganda Putra: Frenky Wijaya Putra/Renaldi Samosir (Australia-Indonesia/1) menang atas Swastik Matharasan/Gokul Sureshkumar (India) 21-12, 21-1.
- Ganda Putra: Revand Harianto/Akmal Nurrahman (Indonesia) menang atas Nge Joo Jie/Nge Joo Jin (Singapura/6) 19-21, 21-19, 21-17.
- Ganda Putra: Jonathan Farrell Gosal/Gerardo Rizqullah Hafidz (Indonesia/3) menang atas Boon Xin Yuan/Ming Yap Too (Malaysia) 21-15, 21-12.
- Ganda Putra: Sansan Herdiansyah/Adriel Ferdinand Leonardo (Indonesia/8) menang atas Loh Ziheng/Tan Zhi Yang (Malaysia) 21-9, 18-21, 21-18.
- Ganda Campuran: Muhammad Al Farizi/Jessica Maya Rismawardani (Indonesia) menang atas Daniel McMillan/Camellia Zhou (Australia) 21-18, 21-12.






