SURABAYA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur memasuki babak baru kepemimpinan. Shodiqin, S.H., M.M., resmi kembali menakhodai BKKBN Jatim, Rabu (6/5/2026).
Kembalinya Shodiqin bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum hadirnya kembali sosok pemimpin strategis yang telah teruji di berbagai wilayah dengan karakteristik kependudukan yang beragam.
Sebelum mengemban amanah di tingkat nasional, Shodiqin pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan (Sekban) BKKBN Jawa Timur. Pengalaman tersebut membuatnya memahami secara mendalam dinamika kependudukan di Jatim, mulai dari kawasan tapal kuda hingga wilayah mataraman.
Kariernya kemudian berlanjut ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada 11 Oktober 2021 sebagai Kepala Perwakilan BKKBN. Di wilayah dengan angka Total Fertility Rate (TFR) yang relatif rendah, ia fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan program lansia tangguh.
Pada Agustus 2023, Shodiqin dipercaya memimpin BKKBN Sulawesi Selatan. Tantangan besar terkait penanganan stunting dan kompleksitas sosial di wilayah tersebut berhasil dijawab melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah.
Kini, kembali ke Jawa Timur, Shodiqin membawa bekal pengalaman nasional yang memperkaya perspektif kepemimpinannya. Kombinasi pendekatan berbasis data yang ia pelajari di DIY serta strategi lapangan yang ditempa di Sulsel diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru.
Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, Jawa Timur membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara teknis dalam program Bangga Kencana, tetapi juga mampu membangun sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah.
Salah satu program prioritas yang akan segera diperkuat adalah MBG 3B (Makan Bergizi Gratis) yang menyasar kelompok krusial dalam pencegahan stunting, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Melalui integrasi program Bangga Kencana dengan MBG 3B, diharapkan percepatan penurunan angka stunting di Jawa Timur dapat tercapai secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh.
Kehadiran kembali Shodiqin di Jawa Timur diharapkan membawa energi baru dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

