“Pemimpin Merdeka”, Cara SD Muhammadiyah 16 Surabaya Melatih Leadership Sejak Dini

Caption : Kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SD Muhammadiyah 16 Surabaya menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab. (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)

SURABAYA – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SD Muhammadiyah 16 Surabaya atau Sekolah Kreatif Baratajaya berlangsung semarak, Rabu (12/8/2026) pagi.

Tidak sekadar menghadirkan berbagai perlombaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana sekolah melatih keberanian, kemandirian, kerja sama, hingga kepemimpinan siswa.

Sejak pukul 08.30 WIB, halaman sekolah dipenuhi siswa kelas IV hingga VI yang mengenakan kostum beragam. Mereka mengikuti lomba gerak jalan dengan menampilkan kekompakan, kreativitas, serta ciri khas kelompok masing-masing.

Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodlifah, SH, MPd, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema “Pemimpin Merdeka”. Tema tersebut tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga dengan memberikan ruang kepada siswa untuk terlibat langsung dalam kepanitiaan.

Menurut Ely, keterlibatan siswa sebagai panitia merupakan bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan yang diterapkan sekolah.

“Setiap siswa berhak atas pilihannya. Dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini, sekolah memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk terlibat langsung menjadi panitia,” katanya.

Para siswa diberikan kebebasan memilih bidang kepanitiaan sesuai dengan minat masing-masing. Ada yang bertugas mengatur peserta, menyiapkan perlengkapan, mendokumentasikan kegiatan, hingga memastikan pelaksanaan lomba berjalan tertib.

“Mereka memilih sendiri kepanitiaan yang mereka kehendaki. Jadi, bukan hanya menjadi peserta lomba, tetapi mereka juga belajar bertanggung jawab terhadap tugas yang dipilih,” jelasnya.

Bagi Ely, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata bagi siswa untuk berani menentukan pilihan sekaligus mempertanggungjawabkan keputusan yang telah diambil.

“Ini bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan latihan leadership kepada siswa. Mereka belajar memimpin dari hal-hal sederhana yang mereka lakukan hari ini,” ujarnya.

Caption : Semangat Perjuangan Jenderal Sudirman, salah satu siswa SD Muhammadiyah 16 Surabaya menaiki manekin kuda raksasa terinspirasi sosok Jenderal Sudirman dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)

Ia berharap proses tersebut dapat membentuk karakter siswa sehingga kelak mampu menjadi pemimpin yang memiliki keberanian mengambil keputusan dan bertanggung jawab.

“Harapannya setiap siswa menjadi pemimpin masa depan,” kata Ely.

Ely menambahkan, makna kemerdekaan bagi siswa tidak sebatas perayaan seremonial. Kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kesempatan untuk menentukan pilihan, menyampaikan gagasan, serta mengekspresikan diri secara positif dan bertanggung jawab.

“Mereka merdeka dengan pikirannya, dengan ekspresinya, dengan aktualisasi yang mereka harapkan,” ujarnya.

Karena itu, sekolah memandang keterlibatan siswa dalam kepanitiaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan karakter.

“Ketika anak diberi kesempatan memilih dan menjalankan perannya, mereka belajar bertanggung jawab atas pilihannya,” katanya.

Menurut Ely, kemampuan kepemimpinan tidak harus dibentuk melalui kegiatan berskala besar. Lingkungan sekolah justru menjadi tempat awal bagi anak untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan menjalankan tanggung jawab.

“Pemimpin tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari kegiatan di sekolah pun anak-anak bisa belajar memimpin, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Semarak kemerdekaan juga dirasakan siswa kelas I hingga III yang mengikuti lomba adzan di Hall lantai 3 SD Muhammadiyah 16 Surabaya. Para peserta tampil di hadapan teman-teman sekelasnya dengan dukungan suporter dari masing-masing kelas.

Sorakan dan tepuk tangan terdengar setiap kali peserta menyelesaikan penampilannya. Selain menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan, lomba tersebut juga melatih keberanian dan kepercayaan diri siswa untuk tampil di depan publik.

Sementara itu, di tengah berlangsungnya berbagai perlombaan, para siswa yang mendapat tugas sebagai panitia tetap menjalankan peran mereka. Mereka belajar mengatur kegiatan, berkoordinasi dengan teman, sekaligus memastikan rangkaian acara berjalan sesuai tanggung jawab masing-masing.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tema “Pemimpin Merdeka” diterapkan dalam pengalaman langsung siswa. Mereka tidak hanya merayakan kemerdekaan melalui perlombaan, tetapi juga belajar menentukan pilihan, berani berekspresi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas peran yang dijalankan.

Caption : Semarak HUT ke-81 RI di SD Muhammadiyah 16 Surabaya diwarnai penampilan kreatif siswa dalam lomba gerak jalan. (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)