TPS Perkuat SDM dan Standardisasi untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) guna mendukung transformasi sekaligus standardisasi operasional di lingkungan Pelindo Group.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan Technical Planning & Control yang diikuti 16 pekerja TPS di Toba Meeting Room TPS, Jumat (14/8/2026).

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap aspek perencanaan dan pengendalian kegiatan operasional bongkar muat peti kemas. Materi yang diberikan mencakup berth planning, ship planning, yard planning, manning deployment, hingga pengendalian operasional kapal dan lapangan.

Senior Manager SDM TPS Wahyu Eko Yulianto mengatakan, peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas sekaligus keandalan layanan terminal.

“Melalui pelatihan Technical Planning & Control, TPS terus membekali insan perusahaan dengan pemahaman operasional yang komprehensif sehingga mampu menjalankan proses perencanaan dan pengendalian layanan secara optimal,” ujarnya.

Menurut Wahyu, penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kinerja operasional TPS. Selain lebih produktif, proses operasional diharapkan semakin aman, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan pelanggan.

Di sisi lain, Hadi, salah satu perwakilan perusahaan pelayaran pengguna jasa TPS, menilai transformasi dan standardisasi layanan memberikan dampak positif terhadap konsistensi serta koordinasi operasional terminal.

“Standardisasi yang diterapkan membuat proses pelayanan menjadi lebih terukur dan dapat diprediksi sehingga membantu kami dalam merencanakan kegiatan operasional,” katanya.

Pelatihan Technical Planning & Control menjadi bagian dari upaya TPS dalam memastikan kesiapan SDM menghadapi tuntutan operasional terminal petikemas yang semakin dinamis.

Dengan penguatan kemampuan perencanaan dan pengendalian, TPS menargetkan proses operasional dapat berlangsung lebih terintegrasi, terukur, dan konsisten. Langkah tersebut sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta daya saing terminal dalam menghadapi perkembangan kebutuhan industri logistik dan kepelabuhanan.