SURABAYA – Panggung Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 tidak hanya menyuguhkan agenda ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga menjadi ruang bagi kreativitas industri modest fashion. Salah satunya melalui peragaan busana bertajuk “Laras Kirana” yang digelar di Main Stage Grand City Convex, Sabtu (26/9/2026).
“Laras Kirana” dimaknai sebagai keselarasan yang bercahaya. Konsep tersebut menggambarkan perpaduan antara nilai budaya, tradisi, dan kreativitas dalam mengolah kekayaan wastra Nusantara menjadi busana yang memiliki daya tarik hingga panggung internasional.
Koordinator FESyar Jawa 2026, Yono Haryono, mengatakan peragaan busana tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan FESyar sekaligus wadah bagi talenta kreatif di bidang fashion muslim.
“Ini salah satu kegiatan untuk mewadahi orang-orang kreatif di bidang fashion muslim,” ujar Yono.
Ajang tersebut merupakan tahap akhir dari proses kompetisi desain busana yang telah berlangsung selama sekitar satu bulan. Selama proses itu, peserta mendapatkan ruang untuk mengembangkan gagasan desain hingga menghasilkan koleksi ready-to-wear yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai komersial.
Proses kompetisi diawali dengan kurasi moodboard, kemudian dilanjutkan pendampingan atau coaching desain. Karya peserta selanjutnya menjalani proses penilaian oleh dewan juri yang berasal dari kalangan profesional.
Kompetisi terbagi dalam dua kategori, yakni pelajar dan profesional. Kategori pelajar diikuti mahasiswa dan santri pondok pesantren yang merupakan perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Cirebon, dan Tasikmalaya.
Sementara kategori profesional diikuti desainer independen serta pelaku industri modest fashion yang telah memiliki pengalaman di bidangnya.
Para finalis kemudian ditantang menerjemahkan kreativitas mereka ke dalam tiga tampilan busana. Office Look menampilkan busana kerja formal dan modern dengan sentuhan kain tradisional.
Casual Look mengangkat busana santai yang tetap mengikuti tren sekaligus nyaman dikenakan untuk aktivitas sehari-hari.
Adapun Party Look menghadirkan busana pesta dengan karakter elegan dan struktur yang tetap mempertahankan identitas busana muslim.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan khusus para eksekutif Bank Indonesia bersama sejumlah mitra strategis. Mereka turut melangkah di atas runway dengan mengenakan busana karya desainer asal Jawa Timur.






