S-26 Kenalkan Konsep Multi Learning untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Teks Foto : Momfluencers mengikuti rangkaian edukasi S-26 Exceptional Day 2026 di Buumi Playscape Pacific Place, Jakarta, Senin (28/9/2026). (ist)

JAKARTA – Wyeth Nutrition S-26 mengajak orang tua memahami pentingnya pemenuhan nutrisi dan stimulasi dalam mendukung proses tumbuh kembang serta kemampuan belajar anak melalui program “S-26 Exceptional Day 2026”.

Program yang berlangsung di enam kota tersebut mencapai puncaknya melalui Momfluencers Gathering di Buumi Playscape Pacific Place, Jakarta, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para ibu untuk mengenal lebih jauh berbagai aspek yang berkaitan dengan perkembangan otak anak.

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah mielinasi, yakni proses terbentuknya lapisan mielin pada serabut saraf. Lapisan tersebut membantu penghantaran sinyal antarsel saraf berlangsung lebih cepat dan efisien.

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26, Vera Niki Gozali, mengatakan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), membuat anak perlu memiliki kemampuan belajar dan beradaptasi dengan perubahan.

Menurut Vera, S-26 mengembangkan pendekatan berbasis riset untuk mendukung perkembangan otak anak. Ia menyebut perusahaan memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun di bidang nutrisi dan 50 tahun riset mengenai perkembangan otak yang dilakukan bersama sejumlah universitas.

“S-26 memahami keinginan para Mams untuk memastikan si Kecil dapat belajar, menyerap informasi secara optimal, serta berkembang sesuai potensinya seiring dengan pergerakan dunia yang semakin cepat,” ujar Vera.

Ia menambahkan, salah satu riset yang menjadi dasar pengembangan produk S-26 dilakukan bersama Brown University, yang antara lain mengkaji keterkaitan kombinasi nutrisi dengan proses pembentukan mielin.

Pakar Neurologi Anak Brawijaya Hospital Saharjo, dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo, Sp.A, Subsp.Neuro(K), menjelaskan bahwa mielinasi merupakan salah satu proses penting dalam perkembangan sistem saraf.

“Proses ini berperan besar dalam menunjang kemampuan si Kecil untuk belajar, memproses informasi baru, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya,” katanya.

Herbowo menambahkan, dukungan terhadap perkembangan anak tidak hanya berkaitan dengan asupan nutrisi, tetapi juga perlu disertai stimulasi melalui berbagai pengalaman belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Pendekatan tersebut kemudian diterapkan S-26 melalui konsep Multi Learning dalam rangkaian “S-26 Exceptional Day 2026”. Program ini melibatkan 26 anak, 26 dokter spesialis anak dan psikolog anak, serta 26 komunitas parenting.

Kelas stimulasi dalam rangkaian kegiatan tersebut digelar di enam kota, yakni Jakarta, Bogor, Surabaya, Medan, Tangerang, dan Palembang.

Selain menjadi sarana edukasi bagi orang tua, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan S-26 Procal Gold Multilearn Connect. Menurut S-26, produk tersebut mengandung kombinasi Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-Laktalbumin, AA, DHA, Omega 3 dan 6, Kolin, serta 15 vitamin dan 9 mineral.

Sebagai bagian dari kampanye “S-26 Exceptional Day 2026”, S-26 juga menghadirkan program S-26 Day Top Spender yang berlangsung secara nasional mulai 26 Agustus hingga 31 Oktober 2026.