Dafam Pacific Caesar Surabaya Ajak Masyarakat Bangga Berbatik Lewat Festival Budaya

SURABAYA – Upaya melestarikan budaya sekaligus menjaga lingkungan dilakukan Dafam Pacific Caesar Surabaya melalui Festival Hari Batik Nasional bertajuk Bangga Berbatik. Dalam kegiatan ini, hotel tersebut mengangkat konsep keberlanjutan dengan mengolah kain linen bekas operasional menjadi kain batik yang memiliki nilai seni.

General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya Muhamad Muamar Khadafi mengatakan, perayaan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin mencintai dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

“Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, melestarikan, serta bangga mengenakan batik sebagai identitas bangsa,” ujar Muamar, Jumat (9/10).

Festival ini juga mengajak para tamu dan peserta mengenakan busana batik terbaik mereka. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi dan mengapresiasi kekayaan budaya Nusantara, kegiatan tersebut dimeriahkan dengan beragam penawaran serta hadiah menarik.

Marketing Communication Dafam Pacific Caesar Surabaya Maria Ristiany menambahkan, festival ini merupakan bentuk penghargaan terhadap seni budaya Indonesia sekaligus upaya hotel memberikan pengalaman berkesan bagi para tamu maupun staf.

“Acara ini menjadi wujud apresiasi kami terhadap kekayaan seni budaya Indonesia, sekaligus bentuk pelayanan istimewa kami dalam menghadirkan pengalaman berkesan bagi para tamu dan staf hotel,” kata Maria.

Kem eriahan acara turut dilengkapi dengan pembagian doorprize berupa voucher makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) dari Dafam Pacific Caesar Surabaya. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh goodie bag eksklusif yang disediakan para sponsor.

Festival Bangga Berbatik ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yakni Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISIK), IM3, dan Cheers.

Perwakilan ISIK, Arindra Halim, berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk dan karya anak bangsa.

“Kami berharap kolaborasi dan kemeriahan Festival Bangga Berbatik ini dapat semakin mempererat kebersamaan masyarakat serta membangkitkan semangat kecintaan terhadap karya anak bangsa,” ungkap Arindra.

Batik telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2 Oktober 2009. Seni menghias kain dengan teknik perintang warna ini memiliki sejarah panjang di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, dan berkembang menjadi salah satu identitas budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Nusantara.

Melalui Festival Bangga Berbatik, Dafam Pacific Caesar Surabaya berupaya menghadirkan perayaan budaya yang tidak hanya menumbuhkan kecintaan terhadap batik, tetapi juga memperkenalkan penerapan prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan kembali material yang sudah tidak digunakan dalam operasional hotel.