Pada hari Jumat, 1 Mei 2026, jalanan sekitar Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat masih dipadati oleh massa yang melakukan demonstrasi perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day. Antrean kendaraan terlihat mengular di beberapa ruas jalan, terutama di kawasan tersebut.
Menurut pantauan pada pukul 14.44 WIB, para buruh masih memadati Jalan Merdeka Barat, tepat di depan bundaran patung kuda. Arus lalu lintas di Jalan Merdeka Barat hampir lumpuh total, dan kondisi serupa juga terjadi di jalan-jalan lain yang berbatasan seperti Jalan M.H Thamrin.
Kepadatan kendaraan juga terjadi di beberapa jalan lainnya, termasuk Jalan Ridwan Rais, Kebon Sirih, Budi Kemuliaan, dan Jalan Majapahit. Hal ini menyebabkan kemacetan yang cukup parah di sejumlah titik.
Komisaris Besar Komarudin, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa saat ini sedang terjadi pergeseran massa buruh setelah menghadiri acara di Monas. “Saat ini bus-bus sedang proses jemput peserta,” ujarnya kepada Tempo, Jumat.
Komarudin menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada pengalihan arus lalu lintas. “Masih dialirkan walaupun memang ada perlambatan,” katanya.
Sebagai informasi, peringatan May Day 2026 di Monas dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dan Presiden menyampaikan pidato di hadapan para buruh sekitar pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Untuk mengatur arus lalu lintas selama perayaan Hari Buruh di Monas, Jakarta Pusat, Kepolisian mengerahkan sebanyak 1.793 personel lalu lintas.
Faktor Penyebab Macet di Sekitar Monas
Beberapa faktor utama yang menyebabkan kemacetan di sekitar Monas antara lain:
Kehadiran Massa yang Besar
Para buruh dan peserta demonstrasi yang datang dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan di sekitar area Monas.Kegiatan yang Berlangsung Selama Beberapa Jam
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang menyebabkan banyak kendaraan yang parkir di sekitar jalan, sehingga mengganggu alur lalu lintas.Tidak Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas
Meskipun kemacetan terjadi, pihak kepolisian belum memberlakukan pengalihan arus lalu lintas, sehingga lalu lintas tetap dialirkan meski dengan kecepatan yang lebih lambat.
Upaya Pengendalian Lalu Lintas
Untuk mengurangi dampak kemacetan, pihak kepolisian telah melakukan beberapa langkah, antara lain:
Pengamanan di Titik-Titik Strategis
Personel lalu lintas ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan menghindari kemacetan yang lebih parah.Penggunaan Sistem Pengalihan Lalu Lintas
Meskipun tidak sepenuhnya diberlakukan, sistem pengalihan lalu lintas digunakan secara selektif untuk membantu mengalirkan kendaraan dari area yang padat ke jalur alternatif.Koordinasi dengan Instansi Terkait
Polisi bekerja sama dengan instansi lain, seperti Dinas Perhubungan dan pihak pengelola jalan, untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama perayaan.
Komentar dari Masyarakat
Banyak masyarakat yang mengeluhkan kemacetan yang terjadi di sekitar Monas. Namun, mereka juga memahami bahwa acara seperti ini memang membutuhkan pengaturan lalu lintas yang ketat.
“Meskipun macet, saya paham ini adalah acara penting dan harus dijaga keamanannya,” kata salah satu warga yang tinggal di sekitar Monas.
Dengan adanya upaya pengendalian lalu lintas yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diharapkan kondisi lalu lintas dapat segera pulih dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.






