BERITA  

Dukung Pembangunan KDMP, Lapas Ba’a Produksi 1.500 Batako

Program Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas III Ba’a

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Ba’a menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan. Salah satu program yang dilaksanakan adalah produksi batako berkualitas yang digunakan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao.

Program ini melibatkan lima warga binaan yang setiap hari mampu menghasilkan antara 150 hingga 200 batako. Proses produksi dilakukan dengan pengawasan ketat dari Kepala Sub Seksi Pembinaan, Aleksander P I Mooy, serta didampingi oleh petugas pembinaan Yakob Bekabel. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan kualitas batako tetap terjaga dan proses kerja berjalan secara optimal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan kerja sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga menghasilkan karya yang bermanfaat dan dapat langsung digunakan oleh masyarakat.

Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Koperasi

Lapas Kelas III Ba’a turut serta dalam pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Koperasi ini bertujuan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Dengan adanya program ini, warga binaan memiliki kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.

Kalapas Kelas III Ba’a, Hariyadi N Maikameng, menjelaskan bahwa program pembinaan kemandirian dirancang untuk memberikan manfaat ganda. Selain membekali warga binaan dengan keterampilan kerja, program ini juga menghasilkan produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

“Pembinaan di dalam lapas harus memberi dampak nyata. Warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga menghasilkan karya yang bermanfaat dan dapat digunakan langsung oleh masyarakat,” ujar Hariyadi, Jumat (1/5/2026).

Persiapan Menuju Kehidupan Mandiri

Ia menambahkan, keterlibatan dalam kegiatan produktif diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana. Dengan demikian, mereka mampu hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

Melalui program ini, Lapas Kelas III Ba’a terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan produktivitas yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah.

Fokus pada Pengembangan Keterampilan

Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas III Ba’a mencerminkan komitmen lembaga dalam memberikan pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mereka dan berkontribusi secara nyata dalam pembangunan lokal.

Beberapa hal yang diprioritaskan dalam program ini adalah:
* Pelatihan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar
* Peningkatan kualitas produk yang dihasilkan
* Penguatan semangat kerja sama dan tanggung jawab sosial

Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah sekitar.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *