Seminar Transformasi Digital UMKM di Kampus UT Sorong
Universitas Terbuka (UT) Sorong melalui Organisasi Mahasiswa (Ormawa) menyelenggarakan seminar dengan tema “Peluang dan Tantangan di Era Platform Online” di Kampus UT Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh peserta dari berbagai kampus secara daring.
Narasumber Utama: Qiwamuddin
Seminar tersebut menghadirkan Qiwamuddin, Ketua Kompartemen Bidang Perdagangan HIPMI Papua Barat Daya, sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan bahwa perkembangan digitalisasi telah membawa perubahan besar dalam sistem transaksi dan pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, dulu pelaku usaha lebih banyak mengandalkan intuisi atau “feeling”, tetapi kini dunia usaha dituntut menggunakan data dan teknologi digital dalam menjalankan bisnis. Ia menekankan bahwa digitalisasi membuat proses usaha menjadi lebih cepat, hemat, dan murah. Oleh karena itu, UMKM harus bertransformasi ke sistem digital agar tidak tertinggal di tengah perkembangan teknologi saat ini.
Qiwamuddin juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung perkembangan usaha di era modern. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa masih rendahnya jumlah UMKM yang terdata secara resmi di pemerintah. Berdasarkan data yang disampaikan, hanya sekitar 27 persen UMKM yang terdaftar dalam basis data pemerintah.
Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan usahanya agar dapat masuk dalam sistem digitalisasi nasional dan memperoleh akses terhadap berbagai program pengembangan usaha. “Kita tidak bisa masuk ke transformasi digital jika tidak memiliki basis data. Karena itu pelaku UMKM harus mulai mendaftarkan usahanya secara resmi,” katanya.
Tujuan dan Target Peserta
Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni UT Sorong, Edy Fitriawan Syahadat, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan inisiatif Ormawa UT Sorong setelah melihat banyak mahasiswa yang telah menjalankan usaha mandiri. Menurut Edy, tujuan seminar ini adalah memberikan wawasan sekaligus motivasi kepada mahasiswa maupun masyarakat umum terkait pentingnya digitalisasi dalam pengembangan usaha.
“Dengan kegiatan ini kami berharap mahasiswa dan masyarakat bisa memahami pentingnya transformasi digital UMKM, baik untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan maupun bagi mereka yang baru ingin memulai usaha,” kata Edy.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa UT Sorong, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum dan kampus lain agar tercipta kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan UMKM di Papua Barat Daya.
Komitmen Ormawa UT Sorong
Ketua Ormawa UT Sorong, Kristie S. Liando, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya di bidang kewirausahaan. Kristie menjelaskan bahwa seminar transformasi digital UMKM kali ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan Ormawa UT Sorong setelah seminar serupa digelar pada November tahun lalu.
“Target utama kami memang mahasiswa UT Sorong, tetapi kegiatan ini kami buka untuk umum agar siapa saja yang ingin belajar tentang transformasi digital UMKM bisa ikut mendapatkan manfaat,” ujar Kristie.
Melalui seminar ini, UT Sorong berharap semakin banyak generasi muda dan pelaku usaha di Papua Barat Daya yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi modern.




