News  

Kekayaan Dirut PLN Darmawan Prasodjo Melonjak Rp 5 Miliar Tahun Ini

Ringkasan Berita

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN memiliki harta kekayaan sebesar Rp.110.072.697.106. Jumlah ini meningkat sebesar Rp 5 miliar dibandingkan laporan periodik tahun 2024 yang mencapai Rp.104.422.909.444. Di tengah situasi pemadaman listrik besar-besaran di beberapa wilayah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, dan Aceh, Darmawan menjadi sorotan masyarakat. Ia telah menjabat sebagai Direktur Utama PLN sejak tahun 2021.

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo menjadi sorotan masyarakat setelah insiden pemadaman listrik total atau blackout di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, dan juga Aceh pada Jumat (22/5/2026) malam. Netizen pun bertanya-tanya seperti apa profil dan sosok Darmawan Prasodjo ini. Bahkan, ada netizen yang mulai mengulik-ulik harta kekayaan Darmawan Prasodjo.

Dari pantauan di laman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Darmawan Prasodjo naik sebesar Rp 5 miliar. Pada laporan periodik 2024 lalu, Darmawan Prasodjo melaporkan harta kekayaannya mencapai Rp.104.422.909.444. Setahun kemudian, atau pada laporan periodik 2025, harta kekayaan Darmawan Prasodjo tembus Rp.110.072.697.106.

Rincian Harta Kekayaan Darmawan Prasodjo

Berdasarkan laporan harta kekayaan Darmawan Prasodjo di KPK, ia memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan, serta kendaraan. Berikut ini rincian laporan harta kekayaan Dermawan yang disampaikan pada 3 Februari 2026 lalu untuk periodik 2025:

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 45.706.500.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 570 m2/1.300 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 12.000.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 600 m2/72 m2 di KAB / KOTA BANTUL, Rp. 1.200.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 1.120 m2/500 m2 di KAB / KOTA BANTUL, Rp. 2.800.000.000

4. Tanah Seluas 2.060 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 1.308 m2/1.594 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 22.900.000.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 555 m2/400 m2 di KAB / KOTA KLATEN, Rp. 832.500.000

7. Tanah Seluas 1.310 m2 di KAB / KOTA KLATEN, Rp. 250.000.000

8. Tanah Seluas 1.110 m2 di KAB / KOTA KLATEN, Rp. 150.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 2.047 m2/500 m2 di KAB / KOTA BANTUL, HASIL SENDIRI Rp. 2.400.000.000

10. Tanah Seluas 74 m2 di KAB / KOTA BANTUL, HASIL SENDIRI Rp. 74.000.000 2025

11. Tanah dan Bangunan Seluas 575 m2/372 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 1.100.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN

Rp. 1.262.000.000

1. MOBIL, HYUNDAI IONIC Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

2. MOTOR, E-MOTOR UNITED T1800 Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 7.000.000

3. MOTOR, SMOOT TEMPUR Tahun 2023, HADIAH Rp. 5.000.000

4. MOBIL, DENZA D9 Tahun 2025, HASIL SENDIRI Rp. 900.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA

Rp. 130.000.000

D. SURAT BERHARGA

Rp. 20.588.000.000

E. KAS DAN SETARA KAS

Rp. 42.976.764.551

F. HARTA LAINNYA

Rp. 35.000.000

Sub Total

Rp. 110.698.264.551

III.HUTANG

Rp. 625.567.445

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)

Rp. 110.072.697.106

Gaji Dirut PLN

Untuk diketahui, besaran gaji maupun tantiem sangat ditentukan oleh skala bisnis maupun keuntungan masing-masing BUMN. Semakin besar bisnisnya, maka nominalnya semakin tinggi.

Besaran tantiem yang diterima jajaran direksi dan komisaris BUMN juga berbeda-beda. Rinciannya, direktur utama mendapatkan porsi 100 persen, direksi lainnya 90 persen, komisaris utama 40 persen, dan komisaris lainnya 36 persen. Angka tersebut ditentukan lebih dulu dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) pada awal tahun buku, kemudian diputuskan secara final melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Salah satu dari deretan BUMN dengan nominal gaji dan tantiem tertinggi adalah PT PLN (Persero). Nominal gaji ditambah tantiem bisa mencapai puluhan miliar rupiah per orang.

Pada tahun 2023, sebagaimana dikutip dari situs resmi perusahaan, dalam setahun PLN mengalokasikan gaji, bonus, dan fasilitas lain untuk direksi sebesar Rp 435,861 miliar, belum termasuk komisaris. Rinciannya:
– Gaji 10 direksi: Rp 45,241 miliar

– Tantiem 10 direksi dan 2 direksi lama: Rp 229,377 miliar

– Tunjangan perumahan untuk 7 direksi yang tidak menempati rumah dinas: Rp 2,128 miliar

– THR untuk 10 direksi: Rp 4,057 miliar

– Tanggungan PPh Pasal 21: Rp 152,6 miliar

– Tanggungan BPJS: 2,459 miliar.

Profil Darmawan Prasodjo

Darmawan Prasodjo adalah Direktur Utama PT PLN (Persero) yang dikenal sebagai ekonom energi dengan latar belakang akademik kuat di bidang ilmu komputer, ekonomi terapan, dan sumber daya alam. Ia lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970. Ddarmawan dikenal publik sebagai pejabat BUMN yang memiliki fokus pada isu energi, kelistrikan, perubahan iklim, dan transisi menuju energi bersih.

Sebelum memimpin PLN, namanya sudah lama muncul di lingkaran kebijakan publik dan kajian ekonomi energi. Adapun latar belakang pendidikannya, ia menempuh pendidikan tinggi di Texas A&M University, Amerika Serikat. Darmawan Prasodjo meraih gelar Bachelor of Computer Science pada 1994, kemudian melanjutkan studi hingga memperoleh gelar master dan doktor, termasuk bidang ekonomi terapan dan ekonomi sumber daya alam melalui kolaborasi Texas A&M University dengan Duke University.

Latar pendidikan ini menjadi dasar kuat bagi kiprahnya di bidang energi dan kebijakan pembangunan.

Perjalanan Karier

Selepas menyelesaikan studi, Darmawan menghabiskan lebih dari 15 tahun di Amerika Serikat sebagai konsultan dan peneliti di Texas A&M University serta Duke University. Setelah kembali ke Indonesia pada 2012, ia mulai aktif di berbagai peran strategis, antara lain sebagai Direktur Indonesia Center for Green Economy, Kepala Jurusan Program Studi Green Economy di Surya University, serta Co-chair Post 2015 Millennium Development Goals.

Kariernya kemudian berlanjut ke level kebijakan nasional. Ia pernah menjabat Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara, lalu menjadi Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas di Kantor Staf Presiden pada periode 2015–2019. Setelah itu, ia juga dipercaya menjadi Komisaris PT PLN (Persero) pada 2018–2019.

Jabatan di PLN

Nama Darmawan semakin menonjol di PLN ketika ia ditetapkan sebagai Wakil Direktur Utama sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero) pada Desember 2021. Pengangkatannya saat itu disebut sebagai langkah untuk memperkuat transformasi PLN, terutama dalam isu percepatan transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan. Pada 2024, ia kembali diangkat sebagai Dirut PLN, menandakan kepercayaan berkelanjutan terhadap kepemimpinannya di perusahaan listrik negara tersebut.

Rekam jejaknya yang panjang di bidang energi membuatnya dipandang sebagai salah satu figur penting dalam agenda modernisasi dan keberlanjutan sektor kelistrikan Indonesia.

Biodata

Darmawan Prasodjo

Nama lengkap: Darmawan Prasodjo

Tempat, tanggal lahir: Magelang, Jawa Tengah, 19 Oktober 1970

Profesi: Direktur Utama PT PLN (Persero)

Dikenal sebagai: Ekonom energi dan pejabat BUMN yang fokus pada isu energi, kelistrikan, perubahan iklim, dan transisi energi bersih

Pendidikan:

– Bachelor of Computer Science, Texas A&M University (1994)

– Master dan doktor bidang ekonomi terapan serta ekonomi sumber daya alam melalui kolaborasi Texas A&M University dan Duke University

Karier awal: Konsultan dan peneliti di Texas A&M University serta Duke University selama lebih dari 15 tahun di Amerika Serikat

Karier di Indonesia:

– Direktur Indonesia Center for Green Economy

– Kepala Program Studi Green Economy di Surya University

– Co-chair Post 2015 Millennium Development Goals

– Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara

Karier pemerintahan:

– Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas di Kantor Staf Presiden (2015–2019)

Karier di PLN:

– Komisaris PT PLN (Persero) (2018–2019)

– Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero)

– Direktur Utama PT PLN (Persero) sejak Desember 2021

– Kembali dipercaya menjabat Dirut PLN pada 2024

Keahlian utama: Kebijakan energi, ekonomi energi, energi baru terbarukan, dan transformasi sektor kelistrikan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *