Sixth Lounge & Bar Crown Prince Hotel Hadirkan Halloween dari Ketinggian Lantai 6

Teks Foto : Sixth Lounge & Bar di Crown Prince Hotel menyiapkan malam halloween di 31 Oktober, tersedia tarot reading dan live music. (ist)

SURABAYA – Suasana malam Kota Surabaya tampak berbeda dari lantai enam Crown Prince Hotel Surabaya. Dari balik jendela kaca Sixth Lounge & Bar, gemerlap lampu kota menjadi latar yang berpadu dengan dekorasi Halloween dan sajian kuliner bertema menyeramkan.

Nuansa tersebut diperkenalkan dalam soft opening Sixth Lounge & Bar yang berlangsung Senin (5/10) mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini menjadi rangkaian awal menuju acara utama yang akan digelar Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga larut malam di lokasi yang sama.

Mengusung konsep Halloween, Sixth Lounge & Bar memanfaatkan posisi di lantai enam untuk menghadirkan pengalaman bersantap sekaligus menikmati panorama Kota Surabaya dari ketinggian.

Saat malam tiba, cahaya gedung dan kendaraan terlihat dari balik jendela besar. Pemandangan tersebut kemudian dipadukan dengan dekorasi tematik berupa jaring laba-laba yang menghiasi langit-langit, siluet kelelawar pada kap lampu, serta topeng warna-warni di sejumlah sudut ruangan.

Pencahayaan dibuat redup dengan dominasi nuansa merah dan jingga. Lilin-lilin kecil di atas meja turut menambah kesan hangat sekaligus misterius. Sementara itu, kain satin yang menghiasi meja prasmanan memperkuat atmosfer Halloween di dalam lounge.

Bukan hanya dekorasi, sajian yang disiapkan tim pastry juga dibuat dengan bentuk yang menyesuaikan tema.

Beragam dessert ditata di atas meja bertingkat. Cupcake dengan wajah hantu, kue berbentuk tengkorak, hingga sajian menyerupai bola mata menjadi beberapa menu yang menarik perhatian pengunjung.

Ada pula kue berbentuk jari yang ditempatkan di dalam gelas kecil berisi remah cokelat. Kacang digunakan sebagai bagian kuku, sementara warna merah memberikan kesan seperti darah.

Di bagian lain, terdapat sajian berbentuk otak berwarna merah serta kue menyerupai batu nisan yang diletakkan di atas remah cokelat dengan tangan berwarna hijau seolah muncul dari dalam tanah.

Andin dari tim pastry Crown Prince Hotel mengatakan, tampilan tersebut memang sengaja dibuat untuk memberikan kejutan sekaligus memancing rasa penasaran pengunjung.

“Kami ingin tamu berhenti sejenak di depan meja. Kaget dulu, lalu penasaran. Begitu dicicipi, rasanya manis dan lembut. Seramnya hanya di tampilan, wujudnya saja yang tidak normal, tapi rasanya ya normal-normal saja kok,” ujarnya.

Selain dessert, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah menu gurih, di antaranya chicken wings dengan ranch dressing serta chicken fajitas dengan salsa. Sajian tersebut disiapkan untuk melengkapi pengalaman kuliner selama berada di Sixth Lounge & Bar.

Konsep Halloween juga didukung dengan penataan dekorasi yang dikerjakan secara detail oleh tim F&B Service. Rohman dari tim tersebut mengatakan, persiapan dilakukan selama beberapa hari dengan memperhatikan penempatan dekorasi maupun pencahayaan.

“Kami ingin tamu merasa masuk ke dunia lain, tapi tetap nyaman. Jadi detailnya kami atur pelan-pelan. Lampu jangan terlalu terang, jangan pula terlalu gelap. Yang penting tamu betah,” kata Rohman.

Bunga bernuansa merah dan oranye ditempatkan di sejumlah sudut ruangan. Dua lampu meja juga diarahkan ke area dessert untuk memberikan pencahayaan tambahan. Sementara elemen kayu pada dinding membuat atmosfer ruangan tetap terasa hangat meski dihiasi berbagai ornamen Halloween.

Soft opening tersebut turut melibatkan para tamu yang tengah menginap di Crown Prince Hotel Surabaya. Manajemen mengundang mereka secara langsung melalui sambungan telepon internal hotel.

Public Relations Crown Prince Hotel, Theo, mengatakan, undangan tersebut diberikan agar para tamu mengetahui fasilitas dan pengalaman lain yang dapat dinikmati selama berada di hotel.

“Dengan sengaja kami in-house call (telepon internal hotel) satu per satu (kamar). Kami undang, dan kami sampaikan bahwa ini tidak dipungut biaya, benar-benar kami ingin mereka (para tamu) mengerti, bahwa di sini (Crown Prince Hotel) bisa melakukan lebih, tidak hanya tidur di kamar,” ujar Theo.

Salah satu pengunjung, Jeremy, mengaku tertarik dengan suasana yang ditawarkan sejak pertama kali memasuki area lounge.

“Awalnya saya cuma ingin lihat-lihat. Tapi suasananya hidup, dan dari jendela kelihatan lampu kota. Dessert berbentuk jari itu sempat bikin saya ragu. Setelah dicoba, ternyata enak,” tuturnya.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Rofiq, menilai konsep Halloween yang dihadirkan Sixth Lounge & Bar cukup menyeluruh karena tidak hanya mengandalkan dekorasi.

“Biasanya Halloween hanya soal kostum. Di sini makanan, lampu, dan pemandangan kota jadi satu cerita. Saya sudah tidak sabar menunggu 31 Oktober,” ujarnya.

Memasuki malam puncak pada 31 Oktober 2026, Sixth Lounge & Bar akan menghadirkan rangkaian hiburan dan aktivitas bertema Halloween yang lebih lengkap.

Selain buffet dengan sajian tematik, pengunjung dapat menikmati tarot reading, magic show, serta live music. Seluruh rangkaian acara tersebut akan berlangsung dengan latar panorama Kota Surabaya dari lantai enam.

Pengunjung dapat datang bersama pasangan, teman, maupun rekan kantor. Kostum Halloween juga diperbolehkan, meski tidak menjadi keharusan bagi tamu yang ingin menikmati acara tersebut.