PLN NP Gresik Dorong Transformasi Sosial Lewat Program Asa Bergending

GRESIK – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) Unit Pembangkitan (UP) Gresik tak hanya berkomitmen menjaga pasokan energi di Jawa Timur, tetapi juga aktif mendorong pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar melalui program tanggung jawab sosial (CSR) yang inovatif dan berkelanjutan.

Selama 29 tahun beroperasi, PLN NP UP Gresik telah menjalankan berbagai inisiatif CSR, salah satunya yang menjadi unggulan adalah Asa Bergending (Aman, Sehat, Berdaya Perempuan Gending). Program yang dimulai sejak 2022 ini hadir sebagai respons atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah sekitar, yang 75 persen di antaranya dipicu oleh persoalan ekonomi.

“Asa Bergending kami rancang melalui tiga pilar utama: Bio-Psikososial, Peningkatan Ekonomi, dan Hukum, agar bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah. “Keberlanjutan bukan hanya soal energi, tetapi juga soal menciptakan masyarakat yang tangguh dan sejahtera.”

Program ini melibatkan 15 penyintas KDRT dan 134 anggota kelompok rentan yang diberi pelatihan dan pendampingan. Beberapa kegiatan utamanya antara lain:

Pilar Bio-Psikososial: Fokus pada kesehatan mental, eco-healing, dan peningkatan kesadaran sosial.

Pilar Peningkatan Ekonomi: Pembentukan Koperasi Asa Bergending, Bank Sampah Induk (BSI) Hobastank, pengembangan UMKM Gending Gendis, serta kegiatan eco-edutourism.

Pilar Hukum: Edukasi dan advokasi hukum KDRT, serta program induksi calon pengantin guna pencegahan dini.

Tak hanya itu, PLN NP UP Gresik juga menerapkan teknologi energi terbarukan dengan memasang panel surya 1.000 Watt peak (Wp) untuk mendukung sistem irigasi digital di area pertanian dan ekowisata, termasuk greenhouse, kumbung jamur, dan bungalow. Teknologi Internet of Things (IoT) juga diadopsi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi penggunaan air tanah.

Indah Wahyuni, Ketua Koperasi Asa Bergending sekaligus penyintas KDRT, menyampaikan bahwa program ini membawa perubahan besar dalam hidupnya dan banyak orang lainnya.

“Kekerasan dalam rumah tangga bukan bentuk cinta. Lewat Asa Bergending, kami para penyintas mendapatkan ruang untuk bangkit dan berdaya. Kami kini aktif dalam berbagai kegiatan seperti UMKM, Kampung Iklim, hingga pelatihan di Gending Community Learning Center,” ungkapnya. Program ini bahkan berhasil menarik 1.332 peserta dari berbagai daerah, termasuk dari luar negeri seperti Belgia.

Secara keseluruhan, Asa Bergending telah diikuti oleh 42 instansi dan 893 peserta, menjadikannya salah satu praktik terbaik dalam implementasi CSR berbasis pemberdayaan masyarakat.

Melalui program-program seperti ini, PLN NP UP Gresik menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tak hanya soal memberi, tetapi tentang menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Dengan terus berinovasi di bidang sosial dan lingkungan, PLN NP UP Gresik berkomitmen menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.