oleh

Ada Klaim Lahan di Lahan Pembangunan Huntap

Palu, Indonesiakini.id – Pemerintah Kota Palu memastikan calon penerima Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun oleh Kementerian PUPR di dua lokasi, rencananya akan ditempati 1.584 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu Presly Tampubolon, mengatakan, di dua lokasi Hunian Tetap (Huntap) yang saat ini sedang dibangun oleh PUPR yakni lokasi Talise dan kelurahan Tondo II, akan ditempati oleh warga penyintas korban bencana 28 September 2018, sebanyak 1.584 KK.

“Dari data kita yang sudah kita persiapkan itu sejumlah 1.584 KK, terbagi di dua lokasi, yakni lokasi Huntap Talise dan Tondo II,” ungkap Presly kepada Indonesiakini.id, belum lama ini.

“Untuk lokasi Tondo II itu yang sudah kita integritasikan 1.094 KK sedangkan untuk Talise 490 KK,” sebutnya.

BPBD Kota Palu, dia menambahkan, hanya bertugas dalam bidang menyiapkan masyarakat melalui data berdasarkan By Name By Adrees (BNBA), sesuai dengan seluruh tahapan-tahapan verifikasi dan validasi data.

“Data 1.584 KK sudah tidak bermasalah lagi, data ini berdasarkan hasil peninjauan di lokasi dengan menggunakan GPS, menggunakan titik koordinat lokasi kepemilikan lahan warga, menyesuaikan dengan seluruh alas hak kepemilikan, dan kita anggap semuanya tidak ada masalah lagi,” tambahnya.

Lokasi lahan pembangunan HUNTAP Tondo 2

Selanjutnya, dia menambahkan, karena tugas dari BPBD hanya menyiapkan data warga yang di relokasi, tentunya seluruh data yang sudah ada diserahkan ke PUPR dan tinggal dari PUPR sendiri yang menyiapkan bangunan Huntap sesuai dengan yang diusulkan data tersebut.

Lagi-lagi dia menjelaskan, karena di dua lokasi masih ada warga setempat yang mengklaim kepemilikan lahan diatas lahan yang dibangun Huntap berdasarkan dengan Penunjukaan Lokasi (Penlok) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, tentunya harapan besar yakni agar permasalahan lahan bisa segera diselesaikan dan seluruh tahapan-tahapan admistrasi, pembangunan lokasi Huntap, segera bisa dituntaskan secepatnya.

“Salah satunya klaim warga Talise soal kepemilikan lahan di atas lahan yang dibangun Huntap,” ungkapnya.

“Kita berharap, seluruh rangkaian dalam pembangunan Huntap segera bisa diselesaikan secapatnya dan warga calon penerima Huntap, bisa segera menempatinya,” bebernya.

“Semoga saja tahun ini selesai pembangunan, dan awal tahun depan sudah bisa ditempati, dengan catatan seluruh permasalahan lahan sudah tidak ada lagi,” harapnya.

Dari hasil pantauan dilokasi pembangunan Huntap Tondo 2 dan Talise, Senin (16/8/2021), masih terlihat tapak-tapak hunian yang dibangun, namun belum terlihat sama sekali mulai pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dalam bentuk fisik bangunan.(MRZ)

Komentar

News Feed