oleh

Angka Penanganan Kasus Covid-19 Menurun di RSAP

Palu, Indonesiakini.id – Jumlah atau angka penanganan dan perawatan kasus pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP) milik Pemerintah Kota Palu, mulai memperlihatkan angka penurunan dari hari-hari sebelumnya.

Direktur RSAP Kota Palu dr. Herry Mulyadi, menyebutkan, dari 120 Tempat Tidur (TT) atau bed yang disediakan oleh pihak RSAP dalam penanganan dan perawatan kasus pasien yang terkonfirmasi covid-19, saat ini hanya terpakai 65 TT untuk pasien covid-19.

Artinya kata dr. Herry Mulyadi, dengan melihat angka atau jumlah kasus yang setiap harinya mengalami penurunan angka, bisa dipastikan saat ini terjadi penurunan angka pasien covid-19 di kota Palu.

“Semua ruangan terjadi penurunan angka kasus covid-19 di RSAP,” ungkapnya kepada Indonesiakini.id saat ditemui langsung di ruangannya, Rabu (1/9/2021) pagi.

“Angka kesembuhan juga cukup signifikan, bagus, sehingga saya pribadi dan atas nama manajemen rumah sakit, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Palu dalam berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota Palu,” sebut dr. Herry.

Selanjutnya kata dia, adanya penurunan angka bisa dilihat dari jumlah ruangan yang di sediakan di masing-masing ruang perawatan covid-19 di Rumah Sakit Anutapura Palu, seperti di ruang Central dengan kapasitas tempat tidur 35 bed sekarang hanya terisi 27 pasien covid-19, sementara di ruang Maleo dengan kapasitas 12 TT hanya terisi 8 pasien covid-19.

Begitupula di ruang Kakaktua dari 21 TT hanya diisi 16 pasien covid-19, ruangan Merak dengan jumlah 17 TT namun hanya terisi 9 pasien, ruangan Pipit dengan kapasitas TT 30 bed namun terisi hanya 3 pasien covid-19 saja dalam penanganan dan perawatan covid-19.

“Sementara untuk di ruangan belibis khusus penanganan ibu hamil dan bayi, 5 kapasitas TT yang di sediakan, ibu hamil terkonfirmasi covid-19 2 orang namun untuk bayi nol,” kata dr. Herry.

“Total jumlah pasien yang terkonfirmasi covid-19 sampai saat ini berjumlah 65 orang,” tambahnya.

Kemudian, dia tegaskan, penurunan angka kasus ini bisa dilihat dari sebelumnya pihak Rumah Sakit Anutapura Palu menyediakan tenda darurat yang disediakan di halaman RSAP sebanyak dua unit dengan kapasitas 24 TT, namun satu tenda sudah dibongkar dan tinggal satu tenda lagi yang dipersiapkan jaga-jaga untuk kemungkinan jika terjadi lonjakan lagi.

“Begitupula dengan asrama haji yang sebelumnya disediakan untuk pasien covid-19 tetapi sekarang sudah tidak ada pasien di sana,” ungkapnya.

Dengan melihat terjadinya penurunan angka kasus pasien covid-19 dalam penanganan dan perawatan, selaku direktur RSAP, berpesan kepada masyarakat kota Palu, bukan kehebatan tim medis, kehebatan Satgas covid-19 Kota Palu yang menjadi tolak ukur dalam penurunan angka kasus, akan tetapi adanya luar biasa partisipasi masyarakat untuk menghalau agar mata rantai penyebaran covid-19 di kota Palu bisa di bendung.

“Insya Allah saya yakin, jika nantinya rumusnya menurun terus hingga sampai tanggal 6 September mendatang, kota Palu bisa turun level dari level 4 ke level 3 atau hingga level 1. Dengan catatan tidak ada lagi hal-hal yang terjadi lagi atau menimbulkan klaster baru,” bebernya.

“Kami harapkan masyarakat untuk menghindari adanya kegiatan yang sampai menimbulkan kerumuman orang, seperti pesta, tahlilan dan acara lainnya,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed