oleh

Baru Patok Yang Berdiri di Lokasi Huntap Dua

Palu, Indonesiakini.id –  Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Tondo 2 kelurahan Tondo dan Huntap Talise baru terlihat patok yang berdiri. Yang mana patok tersebut menentukan batas per unit Huntap yang akan dibangun.

Huntap tersebut nantinya untuk warga penyintas korban bencana alam 28 September 2018, akan tetapi hingga saat ini belum terlihat sama sekali pembangunan fisik bangunan Huntap.

Padahal jelas bahwa harapan penyintas agar pembangunan Huntap dapat segera diselesaikan, akan tetapi faktnya baru berdiri patok batas hunian.

Dikonfirmasi berkaiatan dengan progres pembangunan Huntap tersebut, pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah enggan memberikan pernyataan. ” Untuk soal itu No Koment,” ungkap Kepala BPPW Sulteng, Ferdinan Kana Lo, kepada Indonesiakini.id.

Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) Kota Palu Mohammad Rizal, menyebutkan, soal progres penyelesaian pembangunan Huntap 2 kelurahan Tondo dan Talise, sepenuhnya Pemerintah Kota Palu tidak dilibatkan.

sehingga kata dia, hal inilah yang menjadikan dasar tidak mengetahui dengan jelas capaian progres dari hasil pembangunan Huntap 2 maupun Talise.

“Kami tidak tahu, sudah sampai dimana perkembangannya. termasuk dengan adanya pembangunan Tapak Hunian salah satu rangkaian dari pembangunan Huntap,” ujarnya.

“Silahkan tanyakan kepada PUPR soal progres tersebut,” kata Mohammad Rizal.

Salah seorang warga penyintas asal kelurahan Lere, yang terdaftar sebagai calon penerima Huntap Talise, meminta keseriusan Kepada pihak yang bertanggung jawab dalam penanganan percepatan pembangunan Huntap, agar bisa segera menyelesaikan pembangunan Huntap, sehingga telah bisa menempati Huntap layaknya warga penyintas lainnya telah menempati Huntap.

“Kita harap bisa dipercepat pembangunan, apalagi pesan dari Walikota Palu saat bertemu dengan kami di Huntara Ponegoro beberapa waktu lalu, kita bisa tempati Huntap sebelum lebaran tahun depan,”ujar sumber yang enggan dikorankan namanya. (MRZ)

Komentar

News Feed