oleh

Bawaslu Sulteng Temukan 26 Pelanggaran Protokol Covid-19 Saat Kampanye

PALU – Badan Pengawas Pemilihan (Bawaslu) Sulawesi Tengah (Sulteng) menemukan 26 pelanggaran protokol kesehatan covid-19 di sejumlah kabupaten dan kota saat melakukan kampanye pada Pilkada serentak 9 Desember 2020. Data 26 pelanggaran itu, merupakan hasil dari rangkuman Bawaslu Sulteng per tanggal 31 Oktober 2020.

“Hasil pengawasan kami dari Bawaslu Sulteng, terdapat pelanggaran sebanyak 26 kegiatan kampanye pertemuan tatap muka dan terbatas dengan 38 jenis pelanggaran protokol kesehatan covid-19,” ujar Kordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sulteng, Sutarmin dalam rapat kordinasi kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng di Aula kantor KPU Sulteng, Senin (09/11/2020).

Dikatakan, dari 26 pelanggaran itu yang terbanyak di Kabupaten Sigi yaitu sejumlah 12 pelanggaran, kemudian pelanggaran kampanye peserta lebih dari 50 orang yakni Kabupaten Morowali Utara 2 pelanggaran dan Kabupaten Tojo Una-una 2 pelanggaran.

“Tidak pakai masker di Kabupaten Sigi 1 pelanggaran, selanjutnya tidak menjaga jarak 1 meter di Kabupaten Toli-toli 5 pelanggaran,”ucapnya.

Sutarmin menerangka, tidak ada sarana cuci tangan atau handsanitaizer terdapat di Kota Palu 1 pelanggaran, Kabupaten Morowali Utara 1 pelanggaran, Kabupaten Banggai Kepulauan 1 pelanggaran, Kabupaten Banggai 1 pelanggaran, Kabupaten Banggai Laut 1 pelanggaran.

Selanjutnya, Kabupaten Morowali 5 pelanggaran, dan Kabupaten Sigi 7 pelanggaran. Kemudian, tidak ada pengecekan suhu badan di Kabupaten Sigi 11 pelanggaran.

Sementara itu, menurut Sutarmin, di 4 kabupaten yang pelaksanaan kampanye, baik Gubernur maupun Bupati tidak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan covid-19, yaitu Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Buol, dan Kabupaten Donggala.

“Hal itu dikarenakan sebelum pelaksanaan kampanye dimulai kepolisian datang menghimbau kepada pelaksana kampanye dan memastikan untuk mematuhi protokol kesehatan,”tandasnya. MIF

Komentar

News Feed