oleh

Berakhir, Tidak Ada Penyekatan di Perbatasan Kota Palu

Palu, Indonesiakini.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menyebutkan tidak ada lagi dilakukan pemeriksaan tepatnya di pos perbatasan pintu masuk wilayah Kota Palu, yang sebelumnya diberlakukan untuk pelaku perjalanan yang hendak masuk ke ibukota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut.

Sebelumnya, sesuai dengan surat edaran Wali Kota Palu, pemberlakuan penutupan pos pintu masuk di sejumlah perbatasan mulai diberlakukan tutup buka jalan, sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Hal ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari adanya instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Kepala Satpol-PP Kota Palu, Trisno Yunianto, mengatakan sesuai dengan perintah langsung dari Wali Kota Palu, untuk pos pembatasan pintu masuk ke dalam Kota Palu sudah tidak ada lagi pemeriksaan, untuk pelaku perjalanan yang hendak dan masuk melintasi ke dalam Kota Palu.

“Senin (2/8) pukul 00.00 wita dinihari, pos perbatasan sudah tidak ada pemeriksaan untuk pelaku perjalanan,” kata Trisno kepada Indonesiakini.id, Minggu (1/8).

Pos perbatasan itu seperti di pintu masuk melalui kelurahan Watusampu, Tawaeli dan Pantoloan. Menurut Trisno, kalau untuk pos perbatasan mulai diberi pertimbangan oleh Wali Kota Palu, akan tetapi untuk penegakan operasi lainnya tetap diberlakukan. “Seperti operasi yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dan sebagainya,” tegasnya.

Trisno mengungkapkan, kemungkinan besar sesuai dengan arahan dan petunjuk Wali Kota Palu, penyebaran Covid-19 di Kota Palu tidak dipengaruhi adanya pelaku perjalanan yang masuk. “Mungkin pertimbangan dari Wali Kota Palu sudah tidak mengkhawatirkan untuk pelaku perjalanan dalam penindakan dan pencegahan penyebaran Covid-19, makanya mulai dibuka kembali,” terangnya. (MRZ)

Komentar

News Feed