oleh

Data Konfirmasi Positif Covid Sulteng Capai Rekor Tertinggi, Rumah Sakit Rujukan Penuh

Palu,- Data terakhir, Selasa (27/07/2021) Kasus Covid-19 di Sulawesi tengah kembali mengalami tren kenaikan. Pemerintah Provinsi Sulawesi tengah melalui Pusdatina mencatat, penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 620. Ini menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama masuk di Sulawesi tengah. Bahkan, Banggai menjadi Kabupaten/Kota di Sulawesi tengah penyumbang angka positif pertama tiga digit dengan 131 Kasus.

Sebelumnya, Persenin (26/07/2021) tercatat 415 kasus positif, dengan Kota Palu dan Sigi menjadi penyumbang terbesar 76 dan 75 Kasus. Berikut Data lengkap yang diris Pusdatina Per 27 Juli 20210:

A. Kasus Kumulatif Positip Covid-19 Sulteng = 20.137
– Hari ini Konfirmasi Positip Covid -19 bertambah 620

– Kota Palu = 81
– Kab. ToliToli. = 88
– Kab.TojoUnaUna = 13
– Kab. Sigi = 90
– Kab. Poso = 72
– Kab.ParigiMoutong= 31
– Kab. Morut = 26
– Kab. Morowali = 20
– Kab. Donggala = 13
– Kab.Buol. = 18
– Kab. Balut = 17
– Kab. Bangkep = 20
– Kab. Banggai = 131

B. Kasus Kumulatif Sembuh dari Covid-19 = 14.767
– Hari ini Pasien Covid19 Sembuh 228
– Kota Palu = 34
– Kab.TojoUnaUna= 1
– Kab. Sigi. = 47
– Kab. Poso. = 58
– Kab. Morowali. = 23
– Kab. Buol. = 4
– Kab. Balut. = 1
– Kab. Banggai = 60

C. Kasus Pasien Covid Meninggal Propinsi Sulteng saat ini berjumlah 564
Hari ini Pasien covid -19 Dinyatakan Meninggal Dunia 23 Pasien.
– Kota Palu. = 1
– kab. Toli Toli. = 12
– Kab. TojoUnaUna = 1
– Kab. Poso. = 2
– Kab. Morut. = 3
– Kab. Morowali. = 1
– Kab. Banggai = 3

Sementara hal lain yang dinilai mengkhawatirkan adalah tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian Tempat Tidur perawatan covid-19 di sejumlah Rumah Sakit di Kota Palu Penuh. Bahkan di Rumah Sakit Madani pasien baru yang terkonfirmasi Covid-19 ditempatkan di tenda darurat.
Pernyataan itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Madani dr Nirwansyah Parampasi. Menurutnya, hingga Senin malam, tercatat ada empat pasien Covid-19 yang dirawat di tenda darurat.

“Sudah dari satu minggu yang lalu kami merawat pasien di tenda. Sampai tadi malam sudah ada empat pasien yang ditempatkan di tenda darurat,” kata dr Nirwansyah Parampasi, Selasa (27/7/2021).

Menurut Nirwansyah, kondisi tersebut terjadi lantaran sebanyak 120 tempat tidur yang disiapkan RS kurang. Pasalnya, pasien Covid-19 yang dirawat tercatat sebanyak 158 orang. Artinya, ada sekitar 38 orang yang tetap diterima meskipun melebihi dari kapasitas BOR yang disediakan.
Hingga kini, tenda darurat pemerintah sudah didirikan di halaman rumah sakit. Menurut Nirwansyah tiap tenda darurat hanya bisa menampung pasien sebanyak 10 orang.

Tak hanya tempat tidur perawatan biasa, dr Nirwansyah juga menyebut pihaknya kekurangan ruangan Intensive Care Unit (ICU). Dari delapan ruangan ICU yang ada, seluruhnya dinyatakan sudah terisi semua. Padahal, masih ada sekitar 5 pasien yang juga membutuhkan perawatan di ruang ICU.

“Ruangan ICU kita hanya delapan, itu sudah penuh semua, padahal yang membutuhkan ruang ICU di tempat isolasi biasa itu ada lima pasien lagi,” tambahnya.

Dari kondisi yang dialami, pimpinan Rumah Sakit Madani mengaku kewalahan terhadap lonjakan kasus yang mengakibatkan banyak orang yang dirawat hingga memerlukan perawatan intensif. * Idx

Komentar

News Feed