oleh

Dinkes Sebut Terjadi Penurunan Angka Kasus Covid-19

Palu, Indonesiakini.id – Dinas Kesehatan Kota Palu mewakili Pemerintah Kota Palu, menyebutkan telah terjadi penurunan jumlah angka kasus Covid-19 di kota Palu, dalam beberapa hari yang lalu.

Kepala Dinkes Kota Palu dr. Husaema, mengatakan, dua minggu yang lalu angka kasus covid-19 di kota Palu tembus di angka 2.088 kasus, namun per dua hari kemarin angka kasus covid-19 tersebut terjadi penurunan yang cukup signifikan.

“Sekarang angka kasus covid-19 sisa 1.171 pasien covid-19. Telah terjadi penurunan angka kasus covid-19 di kota Palu,” ungkap dr. Husaema kepada Indonesiakini.id, Selasa (24/8/2021).

“Dua minggu lalu 2.088 kasus, hampir 100 persen turun nya,” tambahnya.

Meskipun angka kasus covid-19 masih berada di angka seribuan orang yang terkena dan terpapar kasus covid-19 di kota Palu, namun kata Husaema, bahwa saat ini pula telah terjadi peningkatan dari jumlah yang sembuh ketimbang yang terpapar covid-19.

“Kemarin ada 210 orang yang sembuh meski ada 70 orang yang terpapar. Artinya, angka sembuh meningkat dalam beberapa hari dari pada yang terpapar,” ujarnya.

“Insya Allah kita berdoa bersama, terus terjadi penurunan angka kasus, biar aktivitas bisa berjalan normal kembali di masyarakat,” bebernya.

Dia menambahkan, secara umum, kebanyakan warga kota Palu yang terpapar covid-19 umumnya berasal dari klaster keluarga atau dengan jumlah anggota rumah tangga banyak.

Selain klaster rumah tangga, terlihat pula dari angka data kasus yang ada, klaster perkantoran pun ikut mendominasi terkonfirmasi sebagai kasus pasien covid-19.

“Utamanya dari klaster keluarga. Kalau di dalam keluarga ada 5 orang anggota keluarga dan kena, pasti semuanya ikut kena jika tinggal dalam satu rumah,” ungkapnya.

Sementara saat ditanyakan soal status daerah kota Palu masuk dalam kategori zona dalam masa kebijakan penerapan Pemberlakuan Pembebasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dengan tegas Husaema masih menyebut, kota Palu masih berada di angka zona merah dalam penanganan kasus covid-19.

“Masih zona merah, angka kasus masih ada, kecuali kalau sudah kurang pasti berubah ke zona hijau,” ujarnya.

“Kita berharap bersama-sama, kesadaran yang utama untuk tetap disiplin dengan protokol kesehatan, agar kehidupan normal bisa berjalan efektif kembali, seperti pembelajaran bisa tatap muka, aktivitas lainnya bisa menjadi longgar lagi. Intinya yang terpenting, kesadaran itu sangat penting dalam menangkal penyebaran covid-19 di kota Palu,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed