oleh

Gandeng BNNK Cegah Prevalansi Pengguna dan Pemakai Narkoba

Palu, Indonesiakini.id – Dalam rangka menurunkan angka prevalensi pecandu dan pengguna narkoba di kota Palu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palu bertemu dengan Walikota Palu, untuk meminta merevisi SK Walikota Palu terkait dengan tugas Satgas K-5 di bidang keamanan, ketertiban dan kebersihan di masing-masing kelurahan.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu Ansyar Sutiadi, menyebut, kota Palu merupakan salah satu daerah dengan tingkat tertinggi pecandu dan pengguna narkoba di wilayah provinsi Sulawesi Tengah, bahkan peringkat ke-4 secara nasional.

Untuk itu, kata Ansyar, pihaknya berupaya keras untuk menurunkan angka prevalansi pecandu dan pengguna narkoba di kota Palu, dengan melibatkan BNN Kota Palu serta merevisi SK Walikota Palu dengan memasukkan poin-poin upaya pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi pada tugas Satgas K-5 di masing-masing kelurahan.

“Kami bersama dengan Kepala BNNK Palu, menemui Walikota Palu untuk meminta kesediaan beliau merevisi SK Walikota tentang tugas dari Satgas K-5 di kelurahan,” ungkapnya kepada Indonesiakini.id, Selasa (10/8/2021).

“Dengan menggandeng BNNK Palu, kita berupaya keras untuk menurunkan angka prevalensi pecandu dan pengguna narkoba di kota Palu,” sebutnya.

Dia menambahkan, setelah bertemu dan menyampaikan maksud tersebut, dengan tegas Walikota Palu sangat mendukung untuk segera secepat mungkin merealisasikan revisi SK Walikota, terkait dengan adanya penambahan tugas bagi Satgas K-5 di masing-masing kelurahan.

“Beliau sangat mendukung, walikota Palu menegaskan kepada kami segera merealisasikan hal tersebut, bahkan nantinya ini dijadikan indikator terhadap kelurahan mantap yang mendapatkan bonus 1 miliar rupiah, 600 juta rupiah dan 400 juta rupiah,” ujarnya.

“Jadi, di wilayah kelurahan yang prevalensinya rendah dalam rangka upaya-upaya satgas K-5 anti narkobanya dalam hal pencegahan, penyebaran dan rehabilitasi berjalan dengan baik, itu akan dijadikan indikator penilaian kelurahan Mantap,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, sambung Ansyar, bersama dengan BNNK Palu pula, segera mendatangi dan bertemu langsung dengan perwakilan dari kelurahan, Satgas K-5 serta dengan Camat se-kota Palu, untuk menyampaikan maksud dari revisi SK Walikota Palu.

“Dengan harapan, nanti para camat dapat melanjutkan informasi ini kepada para lurah selaku koordinator satgas K-5 dan secepatnya kami menyerahkan revisi SK tersebut,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed