oleh

Jumlah Kasus Covid-19 Masih Tinggi di RSUD Palu

Palu, Indonesiakini.id – Meskipun di beberapa tempat rumah sakit yang ada di kota Palu memperlihatkan angka penurunan jumlah kasus covid-19 dalam penanganan dan perawatan, namun berbeda halnya dengan jumlah kasus pasien covid-19 yang ditangani dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palu, provinsi Sulawesi Tengah, saat ini masih cukup tinggi.

Keterangan resmi ini disampaikan oleh Plt Direktur Pelayanan RSUD Palu dr. Amsyar Praja, dengan menyebutkan, mengapa masih tinggi atau bahkan bisa disebut stagnan dalam jumlah penanganan kasus pasien covid-19 di RSUD Palu, hal ini bisa dikarenakan oleh karena RSUD Palu sebagai rumah sakit rujukan kasus covid-19 yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, yang berpusat di kota Palu.

“Masih sangat tinggi kasus covid-19 yang ditangani,” kata dr. Amsyar Praja kepada Indonesiakini.id, Senin (23/8/2021).

“Mungkin karena kita sebagai rumah sakit rujukan, ditempat lain sudah berkurang tetapi sama kita masih tinggi atau stagnan,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, jumlah pasien covid-19 yang dirawat dan dalam penanganan di RSUD sendiri masih berada diangka 88 pasien covid-19, sesuai dengan jumlah terpakainya Tempat Tidur (TT) yang disediakan oleh pihak rumah sakit sendiri.

Pada umumnya, pasien covid-19 yang ditangani terdiri dari beberapa kriteria lama masuk dan tidaknya di RSUD Palu, ada pasien yang sudah lama dalam penanganan dan perawatan, ada yang dalam pemulihan (menunggu hasil) serta ada pula pasien yang baru masuk.

“Terisi 88 Bed atau jumlah pasien covid-19 yang tengah ditangani dan dirawat. Sekitar satu minggu yang lalu sama jumlah kasus yang ditangani dan dirawat berkisar 80, 85, 88 orang, atau dengan rata-rata diatas 80an pasien,” ungkap dr. Amsyar Praja.

“Sementara untuk bed yang kita sediakan seluruhnya sebanyak 111 bed, sudah termasuk di ruangan ICU, ruangan perawatan dan lainnya,” sebutnya.

Untuk itu, selaku penanggung jawab dalam penanganan dan perawatan pasien covid-19 di RSUD Palu, dr. Amsyar Praja mengharapkan, agar kiranya masyarakat kota Palu tidak boleh lengah, tetap disiplin dengan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 saat ini.

“Yang berikutnya, mereka yang belum di vaksin untuk segera melaksanakan vaksinasi, karena bagaimana pun juga kalau pun kita terinveksi gejalanya pasti ringan tidak sampai berat, sebab kita sudah di vaksin, beda kalau belum,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed