oleh

Keluarga DPO Poso Yang Ditembak Mati Akan Bongkar Kubur Untuk Pindahkan Jenazah

PALU, SULTENG – Dua jenazah terduga DPO Poso yakni Wahid atau Aan alis Bojes asal Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong dan Aziz asal Kelurahan Lempe, Kota Bima Tusa Tenggara Barat (NTB) yang ditembak mati oleh Satgas Tinombala pada Selasa (17/11/2020) lalu, akhirnya dikuburkan di pekuburan umum Kelurahan Poboya, Kota Palu.

Pantauan wartawan sultengnews.com di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu, jenazah dikeluarkan dari ruang jenazah RS Bhayangkara Palu sekira pukul 01.38 Wita. Dua jenazah DPO Poso itu dimasukkan ke mobil ambulance untuk dimakamkan di pekuburan umum Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu dengan pengawalan ketat sejumlah aparat kepolisian dari Polda Sulteng.

Keluarga salah satu DPO Poso Wahid atau Aan alias Bojas, Mahyun mengatakan, sejak awal pihak keluarga sudah meminta kepada pihak kepolisian agar jenazah Wahid atau Aan alias Bojes dibawa ke kampung halaman Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong untuk dimakamkan disana. Namun permintaan pihak keluarga tidak dipenuhi pihak kepolisian dengan alasan bahwa ditolak oleh masyarakat setempat.

“Kita sudah koordinasi ke kampung, masyarakat semua menerima. Kepala desa kasih surat bahwa tidak ada penolakan dari kampung,” ujar Mahyun membantah alasan pihak kepolisian seperti dilansir sultengnews.com pada Kamis (18/11/2020).

Mahyun menilai, alasan pihak kepolisian yang mengatakan adanya penolakan dari warga jika jenazah Wahid atau Aan alias Bojes dimakamkan di kampung halamnnya sangat tidak berdasar. Olehnya, pihak keluarga korban akan melakukan upaya hukum di dampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulteng, agar keinginan keluarga membawa pulang jelazah terduga DPO Poso itu bisa dibawa pulang dan dikuburkan di kampung halamannya.

“Kami tetap  meminta agar jenazah, bisa dibawah pulang ke kampung halaman untuk di makamkan di tanah kelahirannya,” ucap Mahyun.

Mahyun yang merupakan paman dari Wahid atau Aan alias Bojes itu, mempertegas bahwa pihak keluarga dari Bolano akan datang untuk membongkar kubur Wahid dan akan membawah pulang jelazah itu untuk dimakamkan di kampung halaman Desa Bolano Barat.

“Kita akan bongkar kubur Wahid dan membawa pulang jenazahnya untuk dikuburkan di kampung halamannya,” tandasnya. ***

Komentar

News Feed