oleh

Migrasi Data, Tahapan Percepatan Pengalihan Aset ke UIN

Palu, Indonesiakini.id – Salah satu upaya untuk memastikan seluruh komponen yang berkaitan dengan kepemilikan aset IAIN Palu tercatat dan beralih menjadi aset milik Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, yakni dengan tahapan percepatan pengalihan aset atau biasa disebut migrasi data.

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongoi, M.Pd, mengatakan, proses migrasi data yang tengah dilakukan saat ini bagian dari percepatan kepemilikan data asset negara menjadi milik Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

“Sekarang ini sedang berlangsung kegiatan proses migrasi data, pengalihan dan pemindahan asset dari IAIN Palu menjadi asset milik UIN Datokarama Palu,” ungkap Prof. Sagaf kepada Indonesiakini.id saat ditemui langsung diruangannya, Senin (6/9/2021).

“Seluruh data kelembagaan, data jumlah mahasiswa, dosen, jumlah pegawai, dan lainnya, dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2020, dialihkan ke satu rumah induk saja, yakni menjadi aset milik UIN Datokarama Palu,” sebutnya.

“Karena tidak ada dalam suatu kelembagaan ada dua rumah, IAIN dan UIN Datokarama Palu. Namun, di dalam satu rumah induk dengan rumah induknya UIN Datokarama Palu, ada bagian di dalam rumah yang memang khusus untuk data IAIN dan data UIN, tetapi semuanya masuk dalam satu induk rumah yakni UIN Datokarama Palu. Jadi, kalau buka data IAIN nanti ketahuan alumni IAIN berapa jumlah mahasiswanya begitupun sebaliknya untuk data alumni mahasiswa UIN,” tambahnya.

Saat ini, Prof. Sagaf menambahkan, kegiatan migrasi data sudah dilaksanakan selama 6 hari pelaksanaannya, dengan target selesai proses pemindahan dan pengalihan asset diselesaikan dalam dua minggu batas waktu yang diberikan.

Selain itu pula, secara bersamaan di KemenPAN-RB pusat tengah dalam proses penyelesaian pembahasan Organisasi dan Tata Kerja (ORTAKER), untuk merampungkan segala yang berkaitan dengan kesempurnaan kelembagaan UIN Datokarama Palu mendatang, setelah alih status sebelumnya dari IAIN Palu beberapa waktu yang lalu.

“Pelaksanaan migrasi data dilakukan oleh tim operator IT. Laporan dari Wakil Rektor I, progres migrasi data sudah mencapai diangka 45 persen. Kita harapkan bisa selesai secara bersamaan dengan penyelesaian pembahasan ORTAKER yang sedang dibahas di KemenPAN-RB pusat,” kata Prof. Sagaf.

“Kita harapkan Ortakernya bisa selesai dibahas dalam waktu dekat ini,” lanjutnya.

Kemudian ditegaskan oleh Prof. Sagaf, bahwa data mahasiswa dan tercatat sebagai alumni UIN Datokarama Palu tercatat dimulai dari setelah dikeluarkannya Keppres pada tanggal 12 Juli 2021 yang lalu.

Artinya bahwa, alumni mahasiswa yang mulai masuk kuliah atau sedang dalam pelaksanaan ujian setelah dikeluarkannya Keppres tersebut tercatat sebagai alumni UIN Datokarama Palu, bukan sebagai alumni IAIN Palu.

“Mahasiswa yang mulai masuk dan ujian sejak keluar nya Keppres itu sudah menjadi alumninya UIN, sebaliknya sebelum keluar Keppres masih alumni IAIN Palu,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed