oleh

Nasabah Keluhkan Pelayanan Bank Bukopin Cabang Palu

Indonesiakini.id – Nasabah tabungan dana pensiun keluhkan pelayanan yang ada di bank Bukopin cabang Palu, baik dari tidak bisanya memperpanjang kredit pinjaman pembayaran, tidak bisa tak over atau memindahkan kredit ke bank lain dan merasa heran adanya kebijakan pemotongan pembayaran sisa dana dilakukan dua kali dalam sebulan.

Salah seorang nasabah dengan tabungan dana pensiun saat meminta kepada pihak bank Bukopin untuk memindahkan kredit ke pihak bank lain, malah dipersulit dengan mendapat penalty 10 persen dari dana tabungan, jika ingin memindahkan kredit pembayaran ke bank lainnya.

Max nasabah pensiunan Polri Polda Sulteng tersebut, mengatakan kepada sejumlah awak media pada Senin 13 September 2021 tadi pagi, di dalam isi kontrak kredit pembayaran dana di bank Bukopin tidak ada dicantumkan jika ingin memindahkan kredit ke bank lain dikenai penalty 10 persen atau dengan kata lain sisa dana pembayaran bakal dipangkas 10 persen oleh bank Bukopin.

“Tidak ada itu dalam perjanjian kalau mau pindahkan kredit ke bank lain dikenai 10 persen, makanya kita merasa dirugikan sama mereka,” ungkap Max kepada Indonesiakini.id.

Selain itu, hal yang mengganjal pelayanan yang ada di bank Bukopin Cabang Palu, sambung Max, nasabah tidak diperkenankan untuk memperpanjang kredit pembayaran dari menggunakan dana pensiun yang ada.

Menurutnya, permintaan untuk memperpanjang kredit ini pun bisa dilakukan oleh nasabah dan hal ini termaktub dalam isi perjanjian kontrak awal.

Namun, dengan dibenarkan oleh nasabah lainnya yang merasa dirugikan oleh pihak bank Bukopin, pihak bank Bukopin sendiri sama sekali tidak terbuka dengan adanya sejumlah kejanggalan pelayanan yang diberikan kepada nasabahnya.

“Sudah berulang kali kami datangi pimpinannya, tidak tembus dan tidak pernah dikasih waktu untuk bisa bertemu dengan pimpinannya,” sebutnya.

Begitu halnya dengan permasalahan pembayaran kredit di bank Bukopin khususnya berkaitan dengan pemotongan pembayaran dana pensiun, herannya, setiap bulan pemotongan oleh bank Bukopin cabang Palu dari dana sisa dana yang ada dilakukan dua kali dalam sebulan, padahal di dalam isi perjanjian kontrak tidak disebutkan hal demikian.

“Sebelumnya hanya satu kali pemotongan namun sudah beberapa bulan ini tiba-tiba terjadi dua kali pemotongan dana tabungan ku oleh bank Bukopin, yakni tanggal 1 dan tanggal 24 setiap bulan berjalan,” herannya.

“Ini bukan saya saja yang mengalami tetapi kurang lebih 70 orang mengadukan atas masalah yang sama,” tambahnya.

Terpisah, saat sejumlah awak media memintai keterangan kepada Kepala Cabang Bank Bukopin Area Palu, namun lagi-lagi sejumlah awak media tidak bisa menemui pimpinan cabang dengan alasan pimpinan cabang masih sibuk.

“Beliau sampaikan belum bisa ditemui karena masih sibuk,” tegas salah seorang satpam bank Bukopin yang berkantor di alamat jalan Sultan Hasanudin Palu.(MRZ)

Komentar

News Feed