oleh

Pedagang Pasar Bambaru Diminta Bersabar Dahulu

Palu, Indonesiakini.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu sebagai penanggung jawab dalam pengelolaan pasar Bambaru, meminta kepada seluruh pedagang untuk tetap bersabar dahulu dalam menempati pasar Bambaru yang sementara dalam progress pembangunan tahap dua.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Palu Goenawan, mengutarakan, selain karena masih adanya pembangunan lanjutan tahap dua pada bangunan pasar Bambaru atau biasa disebut dengan pasar Tua yang berlokasi di sekitar jalan Teuku Umar kelurahan Baru, juga karena belum adanya penyerahan langsung soal pengelolaan pasar Bambaru dari instansi terkait.

Hal ini, tentunya, sesuai dengan arahan dan instruksi dari pimpinan Dinas Perindag Kota, untuk seluruh pedagang yang terdata, untuk bersabar dan akan menempati tempat yang disediakan setelah benar-benar dari pihak asset menyerahkan sepenuhnya dalam pengelolaan pasar Bambaru.

“Belum ada penyerahan mutlak atau diserahkan dari Dinas PU ke bagian Aset, kemudian asset ke pengelola dalam hal ini kami di Disperindag,” ungkapnya kepada Indonesiakini.id Kamis (8/9/2021).

“Kemarin, sesuai dengan instruksi dari pimpinan, pedagang bisa menempati kalau benar-benar tahap dua sudah selesai dikerja semua. Awal bulan Januari tahun depan, pedagang sudah bisa menempati los-los yang telah ditentukan,” tambahnya.

Persoalan menempati bangunan pasar Bambaru, hal ini perlu kehati-hatian disebabkan karena berkaitan dengan pengelolaan asset.

“Kalau belum diserahkan terus misalnya ada yang rusak, bukan jadi tanggung jawab kami, apalagi kalau belum diaudit,” sebutnya.

Kemudian, sebelum menempati bangunan baru sebaiknya terlebih dahulu kepada seluruh pedagang yang terdata, untuk bisa menempati terlebih dahulu di sekitar lokasi pasar jika ingin berjualan.

Namun yang terpenting, karena Pemerintah Kota Palu ingin menjadikan kota Palu sebagai peraih Adipura, agar benar-benar seluruh pedagang yang berjualan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Boleh mereka berjualan sesuai dengan yang kita sudah tentukan terlebih dahulu, seperti di trotoar-trotoar namun tetap menjaga kebersihan demi menjadikan kota Palu sebagai kota peraih Adipura,” bebernya.

“Pesan kami, berharap tetap dan teus menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai lokasinya menjadi kurang bersih,” tutupnya.(MRZ)

Komentar

News Feed