oleh

Pelaksanaan PBAK sebagai Ajang Penguatan Moderasi Beragama dan Kebangsaan

Seluruh Tahapan Pelaksanaan PBAK dengan Berbasis Prokes Covid-19

Palu, Indonesiakini.id – Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) atau orientasi pengenalan kampus yang sejenisnya, saat ini tengah dilaksanakan di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, merupakan sebagai ajang penguatan moderasi beragama dan kebangsaan kepada seluruh mahasiswa baru.

Dalam pelaksanaan tahapan PBAK yang dimulai dari pra PBAK, PBAK di tingkat universitas hingga kepada PBAK di tingkat fakultas UIN Datokarama Palu kepada seluruh mahasiswa baru, seutuhnya seluruh rangkaian pelaksanaan dengan mengacu berbasis online serta dengan pelaksanaan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat.

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, menuturkan, UIN Datokarama Palu saat ini sedang dalam pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) kepada seluruh mahasiswa baru dengan tujuan yang sama yakni memperkenalkan tentang tradisi dan budaya akademik yang ada di UIN Datokarama Palu, tentang system perkuliahan, mengenal tentang komponen-komponen yang ada di UIN Datokarama Palu, baik dari struktur kelembagaan kampus maupun organisasi kemahasiswaan, dari Universitas sampai di tingkat fakultas.

Dia menambahkan, di perguruan tinggi kegamaan islam termasuk di dalamnya UIN Datokarama Palu, selalu menekankan dua aspek utama yang perlu diketahui oleh seluruh mahasiswa baru, di antaranya pembinaan moderasi beragama sebagai nilai utama terus dikembangkan dalam beragama dan pembinaan nilai-nilai kebangsaan dalam rangka memperkuat dan memperkokoh serta meneguhkan konsep pemahaman NKRI kepada seluruh mahasiswa baru.

“Jadi, di UIN Datokarama Palu khususnya pelaksanaan PBAK, ini adalah langkah atau pintu ketiga system pembinaan kepada mahasiswa baru yang dilakukan secara massif dan sistematis, dalam rangka memberikan tadi dua asepk penegasan dan penguatan moderasi islam dan penguatan nilai-nilai kebangsaan dalam rangka memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Prof. Sagaf kepada Indonesiakini.id saat ditemui langsung di ruangannya, Selasa (31/8/2021) pagi.

“Jadi, melalui gemblengan di Mahad (pondok pesantren), kegiatan Matrikulasi, PBAK, nanti begitu mahasiswa baru masuk kuliah ada lagi namanya mata kuliah dengan nama mata kuliah islam moderat (seluruh program studi mempelajarinya). Ini bagian dari bentuk memperkuat dua aspek penegasan sesuai dengan visi misi UIN Datokarama Palu kepada mahasiswa baru, sebagai mewujudkan kampus yang moderat berbasis kepada integrasi ilmu, spritualitas dan kearifan lokal,” sebutnya.

“PBAK atau ospek ini bukan hanya melaksanakan tradisi, memperkenalkan kelembagaan tetapi ada nilai-nilai yang mau kita wujudkan atau kita tanamkan kepada mahasiswa baru, teruma dua aspek tadi,” tambahnya.

Kemudian, pesan Prof. Sagaf kepada kurang lebih 1.700 mahasiswa baru yang mengikuti seluruh rangkaian pelaksanaan PBAK, meskipun dengan tetap menggunakan system online dan penerapan protokol kesehatan covid-19 yang begitu ketat, namun tentunya diharapkan kepada mahasiswa baru untuk benar-benar mengikuti pelaksanaan PBAK karena seluruh materi pelaksanaan sangat membantu kepada mahasiswa baru saat mulai kuliah di awal-awal perkuliahan nantinya di UIN Datokarama Palu.

“Saya berharap kepada seluruh mahasiswa baru, selain ini bagian dari program universitas dan juga organisasi mahasiswa, jadi semua harus diikuti. Yang kedua, di PBAK ini kan mahasiswa di berikan informasi awal, bagaimana sebenarnya kuliah di perguruan tinggi itu, apa bedanya dengan di SMA dan ini penting sekali untuk diikuti,” ungkapnya.

“Yang paling penting agar mahasiswa baru mengetahui dan mengenal System Administrasi Akademik (SIAKAD) di perguruan tinggi UIN Datokarama Palu khususnya. Karena semua kegiatan sekarang yang ada di UIN baik pendaftaran, ujian, kuliah mengambil jadwal semuanya harus diketahui melalui SIAKAD. Mau PPL, KKN, ujian komprehensif, semuanya berbasis online dan sistemnya ada di SIAKAD. Ini mahasiswa baru yang harus ketahui betul di PBAK,” kat Prof. Sagaf.

“Di masa pandemi covid-19 pelaksanaan termasuk kuliah awal September selama satu semester kita lakukan secara online. Akan tetapi, saya juga masih menunggu perkembangan covid-19 dari kebijakan nasional maupun kebijakan pemerintah daerah (gubernur/walikota), jika nantinya bisa turun ke level dua atau tiga kota Palu, maka kita bisa tatap muka secara terbatas. Tetapi intinya kita masih menunggu perkembangan selanjutnya,” tegasnya.(MRZ)

Komentar

News Feed