oleh

Pelaksanaan Program KKP UIN Datokarama Palu Sedang Berlangsung

Palu, Indonesiakini.id – Program pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu tahun 2021/2022, sementara berlangsung.

Pelaksanaan KKP saat ini diikuti oleh mahasiswa di dua Fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Datokarama Palu, sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing.

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, menyebut, program KKP ini bagian dari program intra kulikuler namun tetapi pelaksanaannya di luar kampus UIN Datokarama Palu.

Hal ini, lanjut Prof. Sagaf, dimaksudkan untuk mensingkronkan antara teori-teori yang selama ini dilakukan kegiatan pembelajaran di dalam kampus dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Sekarang ini ada dua fakultas dengan prodi masing-masing terkait yang tengah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP). Yang pertama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD). Ada yang ditempatkan di kantor, perusahaan-perusahaan dan bahkan adapula yang ditempatkan di organisasi lembaga pendidikan,” ungkap Prof. Sagaf kepada Indonesiakini.id saat ditemui diruangannya, Senin (13/9/2021).

“Konsep ini sebenarnya masih ada kaitannya dengan konsep-konsep yang dikembangkan dulu. Diantaranya adalah konsep Link And Match, adalah konsep kesesuaian antara kurikulum yang dikembangkan di perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja atau lapangan kerja,” sebutnya.

“Kalau dikaitkan dengan konsep sekarang ini dengan konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kemendikbudriset, maka ini juga bagian dari wujud implementasi itu,” tambahnya.

Selajutnya, kata Prof. Sagaf, Walaupun MBKM itu alokasi waktunya lebih luas sebenarnya atau bisa sampai satu atau dua tahun, akan tetapi ini hanya singkat saja.

Kemudian untuk pelaksanaan KKP ini, bagian kecil dari konsep-konsep sekarang yakni MBKM, dengan tujuan adalah untuk pengembangan konsep yang dianggap Link And Match tadi, dengan harapan ingin membangun konsep teoritis dan praktis dikembangkan lebih luas untuk saat ini.

“Jadi, mahasiswa bisa belajar dan kerja di tempat-tempat perusahaan atau di perguruan-perguruan tinggi yang sudah dilakukan MOU yang sifatnya praktek dan magang. Nah, ini yang ingin dicapai pada intinya,” kata Prof. Sagaf.

“Kedepannya, tentu UIN Datokarama Palu juga sedang menyiapkan konsep dan strategi implementasi dari Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Pusat,” ujarnya.

Untuk itu, pesan Prof. Sagaf kepada seluruh mahasiswa di dua fakultas dengan prodi yang berbeda, untuk mengikuti program pelaksanaan KKP dengan baik dan tidak setengah-setengah.

Sebab, lagi-lagi, program KKP ini bagian dari mata kuliah yang masuk dalam kurikulum intra kulikulur dan sebagai acuan untuk bisa mengikuti program selanjutnya, seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Jika nanti tidak diikuti dengan baik nilainya bisa turun bahkan tidak bisa lulus, itu kemungkinan besar yang akan menghambat pada program berikutnya,” ungkapnya.

“Jadi, kuliah kerja profesi ini spesialisasi ingin mewujudkan dan melihat sejauhmana singkronisasi, relevansi sekaligus pengabdian terhadap ilmu yang diperoleh dengan kondisi riil di lapangan,” katanya.

“Karena dengan sistuasi covid-19, Program KKP bisa dilakukan di wilayahnya masing-masing. Mahasiswa yang berada di Palu tentu KKP nya di kantor-kantor atau perusahaan, sementara yang di luar mencari tempat yang terdekat dengan tempat tinggalnya,” jelas Prof. Sagaf.(MRZ)

Komentar

News Feed