oleh

Penyaluran Stimulan Tahap Dua Selesai Sebelum 25 Oktober

Palu, Indonesiakini.id – Penyaluran bantuan stimulant tahap dua kepada penerima manfaat stimulant 17.860 Kepala Keluarga (KK), baik rumah warga yang rusak ringan, sedang dan berat, telah berakhir seluruhnya sebelum batas waktu penyelesaian penyaluran stimulant tanggal 25 Oktober 2021.

Hal disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu Presly Tampubolon, dengan menyebutkan, saat ini warga penyintas penerima bantuan stimulant tahap dua dari hasil verifikasi, validasi serta hasil reviu dari BNPB pusat sebanyak 17.860 KK, telah disalurkan sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Data 17.860 KK sudah di SK kan dan telah disalurkan seluruhnya,” ungkapnya kepada Indonesiakini.id, belum lama ini.

“Sesuai dengan waktu yang disampaikan bapak Walikota Palu beberapa waktu lalu, selama tiga bulan tahapan penyaluran sudah selesai. Masyarakat saat ini dalam pemanfaatan bantuan tadi,” tambanya.

Menurut Presly, untuk data Kepala Keluarga (KK) yang diajukan menerima bantuan stimulant tahap dua ke BNPB pusat, sebelumnya sebanyak 21.014 Kepala Keluarga (KK).

Hanya saja, dari hasil reviu langsung oleh pusat, terdapat sejumlah data yang diajukan tidak memenuhi syarat untuk memperoleh bantuan dana stimulant yang diproyeksikan langsung dari BNPB pusat, sehingga berkurang menjadi 17.860 KK.

“Yang kita usulkan itu 21.014 KK setelah di reviu BNPB maka  sisa 17. 860 KK, dengan alasan karena ada data anomaly, data yang tidak ditemukan, dan sejenisnya,” kata Presly.

Kemudian, dia menambahkan, selain itu, masih ada data warga masyarakat kota Palu yang rumahnya rusak, baik rusak berat, sedang atau ringan, pasca bencana 28 September 2018 di kota Palu, yang sedang memasukkan berkas kembali baik melalui mendatangi langsung ke BPBD Kota Palu maupun melalui kelurahan masing-masing.

Dengan adanya data usulan baru dari masyarakat kota, tentunya harapan besar dari Pemerintah Kota Palu untuk tetap mengakomodir seluruh usulan-usulan dari warga kota Palu, namun tetap dengan mengikuti aturan yang berlaku, semisal terlebih dahulu mengajukan pengusulan ke pusat.

“Masih ada kurang lebih 3 ribu KK yang mengajukan baik dari kelurahan maupun datang langsung ke kantor BPBD. Data ini sudah kita usulkan ke pusat beberapa waktu lalu, tinggal menunggu hasil reviu data dari BNPB pusat,” bebernya.

“Jika sudah di reviu dari pusat, baru kita mulai melaksanakan kembali penyaluran, tetapi sampai sekarang hasil reviu dari pusat belum kita terima,” ujarnya.

“Sesuai dengan aturan yang berlaku, karena pemanfaatan penyaluran bantuan stimulant tahap dua saat ini batasnya sampai dengan tanggal 25 Oktober mendatang, tentu, biasanya data yang kita usulkan 3 ribu KK sekian itu, bisa di proses setelah tanggal 25 Oktober mendatang,” ungkapnya.

“Kepada warga yang baru mengajukan atau pengusulan dan datanya ada di 3 ribu KK tadi, diharapkan terlebih dahulu bersabar, sambil menunggu hasil reviu dari BNPB pusat,” tutupnya.(MRZ)

Komentar

News Feed