oleh

Salah Satu Timsel Bawaslu Banggai Dikabarkan Mantan Caleg dan Cabup

PALU, SULTENG – Salah satu Tim Seleksi (Timsel) Calon Komisioner Bawaslu Banggai atas nama  H. Musir A. Madja, SH, MH kabarnya adalah mantan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulteng dari Partai Golkar Daerah Pemilihan Banggai, Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut) tahun 2014 lalu.

Hal ini disampaikan salah satu tokoh muda Banggai, Irfan Bungaajim kepada sultengnews.com pada Minggu (22/11/2020).

“Salah satu Timsel Bawaslu Banggai itu, mantan Caleg DPRD Provinsi tahun 2014,” ujar Irfan Bungaajim.

Bahkan kata Irfan, H. Musir A. Madja juga pernah maju sebagai Calon Bupati Banggai Laut (Balut) tahun 2015 lalu.

“Tahun 2014 Caleg Golar, tahun 2015 Cabub (Calon Bupati),” kata Irfan.

Olehnya, Irfan mempertanyakan lolosnya H. Musir A. Madja sebagai salah satu Timsel Bawaslu Banggai.

Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Petalolo yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku, pihaknya juga sudah mendengar kabar tersebut.

“Saya sudah dapat kabar itu (Timsel mantan Caleg) kemarin (Sabtu, 21/11/2020) sehingga kami mulai mengecek kebenaran informasi itu,” ujar Ratna Dewi Petalolo yang ditemui sultengnews.com di Hotel Best Western Coco Palu, Minggu (22/11/2020).

“Sekarang kami sedang melakukan klarifikasi, karena tiap informasi harus kami cek kelapangan kembali. Sekarang kami sedang mengumpulkan dokumen untuk memastikan kebenaran informasi itu. Sudah sampai itu tahapan yang kami lakukan,” jelasnya.

Ratna mengakui, proses timsel Bawaslu Banggai memang ada percepatan karena kebutuhan mendesak, sehingga masing – masing melihat rekam jejak dari semua Timsel yang sudah pernah ada. Namun jika kebenaran informasi itu ada dan benar dia Caleg, maka Bawaslu akan melakukan penggantian.

“Independensi tentu sangat utama, tentu tidak bisa pengurus partai karena itu menjadi pertimbangan utama. Jika terbukti benar dan waktu rengsnya memang belum sampai lima tahun, tentu kita akan melakukan pergantian,” jelasnya.

Terkait perekrutan kembali komisioner Bawaslu Banggai, Ratna Dewi mengatakan, karena calon PAW yang ada sudah habis.

“Dua PAW sebelumnya, sudah di diberhentikan sebelumnya. Sementara dua lagi sudah tidak bersedia karena fokus ke timsel paslon, sehingga calon PAW habis,” tandasnya. MHF

Komentar

News Feed