oleh

Sejak Awal September, Kasus Covid-19 Menurun di RSUD Undata Palu

Palu, Indonesiakini.id – Angka dan jumlah kasus dalam penanganan, perawatan pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, telah terjadi tren penurunan yang signifikan sejak dari awal bulan September yang lalu.

Bahkan, melalui keterangan resmi Plt Direktur RSUD Undata Palu dr. Amsyar Praja, menyebutkan, yang sebelumnya jumlah penanganan dan perawatan kasus pasien covid-19 berjumlah 83 orang, kini memasuki pertengahan bulan September tinggal 17 orang saja yang ditangani dan dirawat.

“Terjadi tren penurunan sejak awal bulan September lalu,” ungkap dr. Amsyar Praja kepada Indonesiakini, Senin (20/9/2021).

“Dari jumlah 83 orang yang kita tangani kini tinggal 17 orang. Artinya banyak pasien yang sembuh,” tambahnya.

Dengan melihat jumlah kasus yang mulai berkurang dan melihat kondisi penanganan tren selama satu bulan di bulan September ini, jika terjadi penurunan terus dan tidak ada lagi penambahan kasus covid-19, tentunya dr. Amsyar Praja akan mengfungsikan kembali sebagian ruangan yang sebelumnya dijadikan ruangan untuk penanganan kasus covid-19.

Namun, kata dia, di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Undata Palu pun karena ini merupakan rumah sakit rujukan, tetap dengan menyiapkan sebagian dari gedung pelayanan untuk antisipasi kasus covid-19.

“Insya Allah kita lihat satu bulan ini dulu, kalau terjadi tren penurunan dan sembuh, awal bulan Oktober sebagian ruangan ada yang kita alihfungsikan kembali menjadi ruang pelayanan umum,” sebutnya.

“Sebagian lagi kita pertahankan untuk penanganan kasus covid-19, untuk jaga-jaga saja,” ujarnya.

“Untuk tim kita juga saya rasa sudah siap semuanya jika terjadi lonjakan kembali, apalagi mereka sudah berpengalaman dalam menangani kasus covid-19,” kata dr. Amsyar.

Meskipun telah terjadi penurunan penanganan dan perawatan, terlebih di masyarakat juga terlihat adanya tren penurunan angka kasus, namun selaku yang bertanggung jawab dalam penanganan kasus di RSUD Undata Palu, agar semua pihak tidak lalai dan tidak abai dengan tetap menerapkan protocol kesehatan covid-19 secara ketat dan disiplin.

Hal ini, lanjut dia, agar kota Palu secara khususnya bisa kembali memulai kehidupan baru namun dengan tetap ansitipasi agar penyebaran covid-19 di kota Palu bisa tetap dihindari.

“Pesan saya meskipun kasus sudah menunjukkan tren penurunan, tetapi ini jangan membuat masyarakat lengah, tetap menerapkan Prokes covid-19 yang ketat secara disiplin,” pesannya.

“Tetap kita tidak boleh lalai dan abai,” tegas dr. Amsyar Praja.(MRZ)

Komentar

News Feed