oleh

Transformasi UIN Datokarama Wujud Mengisi Kemerdekaan RI.

Palu, Indonesiakini.id – Secara khususiyah, upaya civitas akademika UIN Datokarama Palu, pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah dalam memperjuangkan peralihan status dari perguruan tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, niatnya antara lain untuk peningkatan mutu dan daya saing pendidikan menuju provinsi Sulawesi Tengah yang sejajar bahkan melampaui povinsi maju di Indonesia dan dunia.

Sementara itu, secara umum, niat transformasi UIN Datokarama Palu ini adalah mengisi kemerdekaan RI yang sudah kita raih selama 76 tahun di Indonesia dan Sulawesi Tengah pada khususnya. Alhamdulillah, tepat tanggal 21 Juli 2021, presiden RI menetapkan PERPRES no. 61 tahun 2021 tentang UIN Datokarama Palu sebagai hadiah kepada provinsi Sulawesi Tengah, dalam mengisi kemerdekaan RI.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Abidin Djafar, S.Ag, M.Ag., mengatakan, karena UIN Datokarama Palu adalah rahmat kepada provinsi Sulawesi Tengah, maka kita semua mengajak bersyukur dengan semakin memperkuat kemitraan dan silaturrahim secara global, nasional dan lokal untuk memajukan perguruan tinggi di Sulawesi Tengah.

Kemitraan global, lanjut Prof. Abidin, UIN Datokarama Palu harus mampu mengikuti irama pendidikan daya saing dunia (World Class Univercity). Kemitraan nasional, UIN Datokarama Palu harus mampu beradaptasi dan berijtihad meningkatkan mutu dan daya saing  melampaui perguruan tinggi maju di Indonesia. Sementara kemitraan lokal, UIN Datokarama Palu akan meningkatkan kemitraan dengan pemerintah Sulawesi  Tengah dengan mensupport pengembangan akademik dan lembaga UIN Datokarama, berupa dukungan dan kepercayaan kepada UIN dalam pengembangan sumber daya manusia  provinsi Sulawesi Tengah, dengan mendorong masyarakat   kuliah di UIN Datokarama Palu pada program S3, S2 dan SI.

Begitu juga memberikan kepercayaan Kepada UIN Datokarama Palu, untuk menindaklanjuti program-program riset dan pengabdian keagamaan pada pemerintah provinsi, kota dan kabupaten.

“Salah satu hal yang terpenting saat ini dengan adanya peralihan status menjadi UIN Datokarama Palu, merupakan wujud komitmen bersama seluruh unsur pimpinan lembaga dalam mengisi kemerdekaan RI, tepat yang ke-76 tahun merdeka,” kata Prof. Abidin kepada Indonesiakini.id, Senin (16/8/2021).

“Percayakanlah kepada lembaga UIN Datokarama, kita akan memperkuat mutu UIN sebagaimana semangat kami merubah IAIN Palu menjadi UIN Datokarama Palu,” sebutnya.

Selanjutnya, Prof. Abidin menambahkan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah kemitraan lokal masyarakat Sulawesi Tengah untuk memberikan kepercayaan kepada UIN Datokarama Palu, memilih dan menetapkan putra-putrinya kuliah di UIN Datokarama Palu, dengan bebas memilih jurusan umum keagamaan.

Ajakan dan harapan ini, Insya Allah civitas akademika UIN Datokarama Palu bersama semua unsur lainya berupaya keras tetap meningkatkan mutu dan daya saing global demi memenuhi ekspektasi (harapan) alumni, menuju keselamatan dunia (kerja) dan keselamatan akhirat (pahala), hanya dapat diraih di kampus moderasi Islam berbasis integrasi, spritual dan kearifan lokal ini.

“Percayalah, Insya Allah, para pengelola, unsur pimpinan civitas akademika UIN Datokarama Palu akan semakin professional dan meningkatkan mutunya. Bahkan, berusaha sekuat tenaga untuk bisa bersaing di level nasional hingga berdaya saing dunia (World Class University),” ujarnya.

“Dengan gayung bersambut seperti ini, maka ekspektasi besar berupa kemajuan dan kesejahteraan provinsi Sulawesi Tengah dapat diraih secara simultan, demikian,” harap Prof. Abidin.(MRZ)

Komentar

News Feed