oleh

UIN Datokarama Palu Gelar Kuliah Umum Berbasis Online

Narasumber Salah Seorang Akademisi, Praktisi dan Birokrat

Indonesiakini. id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggelar kuliah umum tanda dimulainya perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022, dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat berbasis Dalam Jaringan (Daring) atau online di masa pandemic covid-19 saat ini.

Dengan tema Kuliah Umum “Learning Organization Dalam Meningkatkan Daya Saing PTKIN”, UIN Datokarama Palu menghadirkan seorang narasumber yang kompoten di bidangnya yakni bapak Dr. Tatang Muttaqin, MH, Ph.D., sebagai Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK Kementerian PPN/BAPPENAS.

Dalam pelaksanaan Kuliah Umum kali ini pula, baik dari unsur pimpinan universitas, unsur pimpinan Dekan Fakultas, Ketua dan Sekretaris Prodi, Ketua Senat, Direktur Pascasarjana, pengurus Ormawa, ketua Biro, seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa baru, ikut menghadiri pelaksanaan kuliah umum meskipun pelaksanaannya tidak secara langsung atau offline di lingkungan kampus UIN Datokarama Palu.

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, dalam sambutannya sebelum meresmikan tanda dimulainya perkuliahan umum, dia berpesan kepada seluruh mahasiswa khususnya kepada mahasiswa baru, untuk benar-benar mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh narasumber yang memiliki kapasitas se-level nasional dalam dunia pendidikan, terlebih Dr. Tatang Muttaqin ini merupakan selain sebagai akademik, birokrat juga tentu sebagai praktisi di dalam berbagai ilmu yang ditekuninya.

Apalagi sambung Rektor UIN Datokarama Palu, dengan tema kuliah umum Learning Organization Dalam Meningkatkan Daya Saing PTKIN, sesuatu yang sangat penting untuk diketahui dalam situasi pandemic covid-19 saat ini, mengetahui sejumlah tantangan di dunia pendidikan (tahapan proses pembelajaran) di masa-masa yang akan datang.

“Kuliah umum ini penting kita lakukan terutama untuk mahasiswa baru karena di dalam kuliah umum, banyak informasi-informasi baru yang sifatnya lintas disipliner yang bisa kita peroleh dari narasumber yang memberikan kuliah umum,” ujar Prof. Sagaf kepada Indonesiakini.id di ruang aula kampus UIN Datokarama Palu, Kamis (2/9/2021).

“Saya sampaikan, topic yang akan diangkat oleh pak Tatang dalam kuliah umum ini Learning Organization dalam meningkatkan daya saing PTKIN. Saya kira ini tepat sekali karena beliau ini memang kita kenal sebagai birokrat, praktisi, dan juga sebagai akademisi,” sebutnya.

Unsur pimpinan UIN Datokarama Palu saat mengikuti pelaksanan kuliah umum 2 September 2021.
FOTO : IST

Prof. Sagaf menambahkan, Pembelajaran itu ujung tombak pencapaian tujuan pendidikan nasional, karena itu ketika pembelajaran dikemas dengan baik, mencapai sasaran dan memperoleh sumber dari berbagai macam, maka sesugguhnya kita telah melakukan bagian kecil dari upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Learn organization saya kira memang penting dalam kondisi sekarang, dalam situasi yang tidak menentu terutama dalam kondisi pandemic covid-19 dan tantangan pendidikan ke depannya. Sehingga, kita tidak berharap sumber belajar itu hanya satu-satunya dari guru, akan tetapi sumber belajar itu bisa diperoleh dari berbagai macam dan aspek,” kata Prof. Sagaf.

“Salah satu yang menjadi penting di Learning organization adalah, peran baik secara perorangan maupun kelembagaan dalam suatu pembelajaran pendidikan,” bebernya.

Untuk itu, kata Prof. Sagaf, sebagai pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, sangat berterima kasih atas kesediaan dari bapak Dr. Tatang Muttaqin, yang bersedia menyempatkan waktunya dan berkenan memberikan materi dalam pelaksanaan kuliah umum kali ini.

“Demikian juga saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua unsur pimpinan, baik pimpinan universitas, fakultas, pascasarjana, kepala biro, ketua senat dan teman-teman seluruh dosen yang selama ini bekerja sama. Sebesar apapun peran dan kontribusi yang kita lakukan adalah bagian penting yang tidak terpisahkan dari semua kegiatan yang berhak kita lakukan,” jelas Prof. Sagaf.(MRZ)

Komentar

News Feed