oleh

UIN Datokarama Palu Kuatkan Sumberdaya Dosen dan Jumlah Mahasiswa

Palu, Indonesiakini.id – Beberapa tugas penting dan utama dalam mempengaruhi dan mengangkat derajat Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, setelah resmi disahkan oleh presiden RI melalui Perpres Nomor 61 Tahun 2021, kedepannya adalah menguatkan Sumber Daya Dosen dari segi publikasi jurnal internasional serta kekuatan peningkatan dalam jumlah angka mahasiswa baru UIN Datokarama Palu.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Abidin S.Ag, M.Ag, menuturkan, beberapa waktu lalu Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd telah memberikan keterangan resmi, bahwa secara kelembagaan UIN Datokarama Palu telah sah berdasarkan Perpres Nomor 61 Tahun 2021.

Dengan demikian, kata Prof. Abidin, tentunya kedepan yang ingin digapai dalam rangka mempercepat mengangkat martabat, derajat dari UIN Datokarama Palu yakni mengisi muatan-muatan kekuatan UIN Datokarama Palu.

“Salah satu yang kita mau isi dalam rangka mengisi kekuatan UIN Datokarama Palu itu adalah kekuatan sumber daya dosen dari segi publikasi jurnal. Yang kedua adalah kekuatan dari peningkatan jumlah mahasiswa baru,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat ditemui langsung diruangannya kemarin, Selasa (27/7).

“Disamping mengisi legalitas formal mengenai aturan-aturan UIN Datokarama Palu, termasuk Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) serta Statuta (pedoman dasar dalam pengelolaan perguruan tinggi). Kekuatan formal itu ada di Ortaker dan Statuta,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam rangka mengisi kekuatan tersebut, Prof. Abidin, menyebutkan dalam waktu dekat akan mengcoaching dosen-dosen muda yang masih energi dan masih berada di jabatan Lektor untuk menuju atau naik pangkat ke Lektor Kepala.

Hal ini karena dengan pertimbangan, umumnya dosen-dosen yang aktif di UIN Datokarama Palu masih berada di kepangkatan lektor dan belum bisa naik ke pangkat lektor kepala, karena terkendala oleh masih minimnya dalam menulis publikasi jurnal international, sebagai syarat naik pangkat ke lektor kepala.

“Jadi, kepangkatan dosen itu dari asisten ahli, lektor, lektor kepala dan professor yang paling tinggi,” ujar dia.

“Kalau ini dosen-dosen yang memegang jabatan lektor dan telah menjadi lektor kepala, maka kekuatan UIN Datokarama sangat kuat. Ditambah lagi dengan kekuatan jumlah mahasiswa baru yang banyak,” bebernya.

“Alhamdulillah, UIN Datokarama Palu kita semakin hari semakin diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Sulteng (mahasiswa baru),” kata dia.

“Insya Allah dalam dua minggu ini kita akan adakan coaching, karena saya lihat sudah ada panitianya terbentuk,” tambahnya.

Setelah melakukan atau mengcoaching dosen-dosen yang masih menjabat di lector, harapannya tentu budaya menulis, budaya mempublis hasil karya UIN Datokarama Palu itu dapat diraih.

Artinya, bahwa wakil rektor bidang I ini mengharapkan bisa terciptanya para pencipta-pencipta penulis dan ini yang belum membudaya di UIN Datokarama Palu maupun sewaktu masih lembaga bernama IAIN Palu.

“Kalau sudah membudayakan menulis dan hasil tulisannya di diterima di jurnal internasional maka memudahkan untuk bisa naik pangkat ke lektor kepala, ini yang kita harapkan,” tutupnya. MRZ

Komentar

News Feed