oleh

Ustadz Yusuf Mansur Pintah Sholat Ghaib Atas Wafatnya Syeikh Ali Jaber

Jakarta, indonesiakini.id – Inalillahi Wa’inalillahi Roji’un, umat Islam berduka wafatnya Syeikh Ali Jaber pagi tadi sekira pukul 08.30 Wita, di RS Yarsi, Jakarta.

Sahabat dekat Syeikh Ali Jaber, Ustadz Yusuf Mansur meminta agar di adakan sholat ghaib atas wafatnya Syeikh Ali Jaber.

“Inalillahi Wa’inalillahi Roji’un, mohon di sholatkan ghaib di masjid-masjid, di mushola-mushola, di pesantren-pesantren, guru-guru, dan kemudian santri yang belum libur masih bertugas,”ucap Ustadz Yusuf Mansur dalam video berdurasi 5:26 menit di akun sosial miliknya, Kamis (14/01/2021).

“Saya masih terus berkoordinasi dengan keluarganya dan saya Muhammad bersama Ustadz Iskandar, InsyaAllah kami perjuangkan apa yang sudah di perjuangkan Syeikh Ali,”tambahnya.

Ustadz Yusuf mengharapkan, agar Syeikh Ali Jaber meninggal dalam keadaan sahid setelah di pasangkan ventilator selama 2 pekan lebih.

“Insya Allah belio syahid, kurang lebih 16 atau 17 hari di ventilator,”ujarnya.

Ustadz Yusuf mengaku semalam dikabari, dokter yang merawat Syeikh Ali Jaber. Bahkan, dirinya juga meminta doa kepada para Ustadz, Kyai, Ulama, Gus, dan Pimpinan Pondok Pesantren.

“Saya semalam di kabari Pak Iskandar dan Dokter bahwa Syeikh Ali kritis, saya sebar permohonan doa kepada para ustadz, para kyai dan alim ulama, Ada Gim, teman-teman, Gus-gus se Nusantara, pimpinan pondok SE Indonesia, saya kirim,”sebutnya.

Ustadz Yusuf merasa kehilangan atas wafatnya Syeikh Ali Jaber, karena bagi Ustadz Yusuf seorang Syeikh Ali Jaber merupakan pejuang Al Qur’an dan pendakwah yang sangat dikaguminya.

“Syeikh Ali kritis tolong doain, di pasang alat jantung, kita kehilangan Hafidz Qur’an, kita kehilangan pejuang Qur’an, kita kehilangan seorang da’i yang ikhlas,”tuturnya.

“Dia meninggalkan negaranya untuk Indonesia, mau pindah kewarganegaraan untuk dakwah di Indonesia,”pungkasnya. DAL

Komentar

News Feed