Daerah  

Telan Dana Miliaran Rupiah, Rehab Mall Pelayanan Publik Lahat Diduga Jadi Proyek “Bancakan”

LAHAT – Mall Pelayanan Publik yang akan hadir di Kabupaten Lahat merupakan program trobosan alias inovasi terbaru Pj Bupati Lahat Muhammad Farid.

Mall Pelayanan Publik yang akan disiapkan di Plaza Lematang yang berlokasi di kawasan Jembatan Benteng, Kelurahan Pasar Baru ini mendapat sorotan sejumlah pihak, salah satunya Ketua MPC Pemuda Pancasila, Dian.

“Di sini saya sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat mempertanyakan apa urgensinya. Apakah ini sudah mendesak dan apakah efektif,” ucapnya, Rabu (17/4/2024).

Tak sampai di situ, ia juga mempertanyakan asal dan besaran anggaran proyek Mall Pelayanan Publik tersebut.

“Mal Pelayanan Publik sejatinya dibuat untuk mempermudah pelayanan masyarakat dari pemerintah daerah. Namun ada yang sedikit menggelitik dalam pembangunannya, yakni anggaran yang akan dikeluarkan mencapai puluhan miliar, ini sebuah angka yang fantastis,” katanya.

Ia menyebutkan, informasi yang berhasil dirangkum tidak kurang dari puluhan miliar rupiah untuk menyulap Plaza Lematang menjadi kantor pelayanan publik.

“Pendanaan ini rupanya berasal dari CSR PT BA. Semestinya dengan dana sebesar itu Pemkab Lahat bisa membuat gedung baru, bukan sekedar rehab. Apakah program ini akan berjalan dengan maksimal, kenapa selama ini tidak ada sosialisasi kepada masyarakat,” katanya penuh tanda tanya.

Lebih lanjut disampaikannya, bukan tidak dengan dana sebesar itu, akan ada potensi penyelewengan anggaran, akhirnya potensi korupsi dan menjadi proyek bancakan.

“Di sini saya mengajak masyarakat berfikir secara objektif, dari sudut pandang masyarakat awam yang langsung merasakan dampaknya,” sebutnya.

Sisi positifnya, kata dia, dengan dipindahkannya kantor pelayanan publik menjadi satu pintu, tentunya buat masyarakat tidak perlu lagi mondar-mandir dari satu kantor pelayanan publik ke kantor pelayanan publik lainnya.

“Saya rasa kebijakan Pj Bupati Lahat Merehab Plaza Lematang menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP) cukup bagus, jika memang peruntukannya untuk masyarakat luas,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pj Bupati Lahat Muhammad Farid. (Doni)