indonesiakini.id–Ketapang–Hari Senin, 4 Agustus 2025, Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin langsung Rapat Evaluasi Pembangunan dan Kinerja Perangkat Daerah yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.
Dalam rapat ini, Alexander menyoroti secara khusus progres belanja daerah yang masih berada di bawah target, “Saya tegaskan bahwa hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh jajaran perangkat daerah. Terutama pada kegiatan yang berkaitan dengan lelang maupun non-lelang dalam pengadaan barang dan jasa—harus dilaksanakan secara profesional, sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku”, ucapnya tegas
Alexander Wilyo juga kembali mengingatkan pentingnya seluruh perangkat daerah fokus menjalankan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ketapang, yakni “Pembangunan Berkeadilan untuk Ketapang yang Maju dan Mandiri”.
Visi ini bukan sekadar slogan, tapi pedoman dalam setiap langkah kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan.
Keluhan masyarakat harus menjadi prioritas. Terutama terkait infrastruktur jalan, Alexander Wilyo meminta agar setiap keluhan yang masuk cepat ditindaklanjuti. Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama untuk hal-hal yang bisa segera kita selesaikan.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga sedang berupaya keras mendorong percepatan pembangunan melalui program jalan Inpres. Oleh karena itu, Alexander minta kepada perangkat daerah terkait untuk betul-betul mengikuti prosedur dan mekanisme pengajuan yang ditetapkan pemerintah pusat, agar kita bisa mengurangi beban pembiayaan dari APBD.
Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Alexander Wilyo mengajak seluruh jajaran Pemkab Ketapang dan instansi vertikal untuk bersama-sama menyemarakkan semangat kemerdekaan. Pada tanggal 15 Agustus mendatang, kita akan mengadakan senam pagi gabungan yang dirangkai dengan kegiatan gotong royong dan penanaman pohon.
Bupati Alexander juga meminta kepada seluruh OPD, Camat, dan Lurah agar memeriahkan peringatan HUT RI di wilayahnya masing-masing.
Lomba-lomba rakyat, kegiatan budaya, atau bentuk partisipasi lainnya sangat penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dan cinta tanah air.
Di akhir arahannya, Alexander Wilyo tegaskan kembali, :”bahwa kita semua dituntut untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin, dan selalu hadir melayani masyarakat”, tegas Bupati Ketapang
Tinggalkan warisan yang baik bagi daerah ini. Mari satukan arah dan visi demi membangun Ketapang yang lebih baik, lebih maju, dan bermartabat. Jangan pernah takut terhadap pihak manapun yang mencoba mengganggu atau merusak upaya kita dalam memajukan daerah ini.
Termasuk terhadap mereka yang secara sengaja ingin merusak citra Pemerintah Daerah dengan menyebarkan narasi yang tidak berdasar, menciptakan kegaduhan, dan menebar pesimisme di tengah semangat membangun.
Terhadap mereka—kita harus tetap teguh, solid, dan fokus pada kerja nyata untuk masyarakat.(SKD)





