SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai terminal internasional berstandar tinggi. Pada Kamis (4/12) dini hari, TPS sukses memuat tiga unit piping fabrication tujuan Australia melalui Dermaga Internasional.
Kargo tersebut termasuk kategori Uncontainerized Cargo (UC), yakni muatan tanpa peti kemas yang memiliki dimensi besar dan membutuhkan penanganan sangat khusus. Jenis ini setara dengan Out of Gauge (OOG) atau Over Dimension (OD) sehingga memerlukan perencanaan operasi yang detail, mulai dari pengangkutan dari gudang, proses pengamanan, hingga penataan akhir sebelum dinaikkan ke kapal.
Untuk menangani kargo berukuran besar tersebut, TPS mengerahkan peralatan khusus, seperti empat unit shackle, empat wire rope sling, serta low bed chassis guna memindahkan muatan secara aman. Pemuatan dilakukan ke ruang bawah geladak (under deck) kapal MV Kokopo Chief Voy. 2534 S.
Keberhasilan ini melengkapi rekam jejak positif TPS dalam sepekan terakhir. Sebelum pengapalan piping fabrication, TPS juga telah membongkar dua unit mesin UC asal Italia. Dengan tambahan tiga unit yang baru diberangkatkan, total lima kargo breakbulk kategori UC sukses ditangani hanya dalam beberapa hari.
Senior Vice President (SVP) Operasi Terminal TPS, Ilyas Darmawan, menegaskan bahwa TPS memiliki pengalaman panjang dalam menangani kargo nonkonvensional.
“Meski sudah terbiasa, setiap operasi tetap kami jalankan dengan standar pengawasan tinggi. Berbagai jenis kargo khusus, baik impor maupun ekspor, sudah sering kami tangani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap proses selalu dipastikan aman dan memenuhi standar layanan prima. “Kolaborasi tim, kompetensi SDM TPS, serta koordinasi dengan seluruh pihak membuat pemuatan ini berjalan lancar tanpa kendala,” tegasnya.
Keberhasilan penanganan kargo spesial ini semakin mempertegas performa TPS yang tengah menunjukkan tren positif. Pada Oktober 2025, arus peti kemas internasional di TPS tercatat melonjak 8,5 persen dibandingkan September 2025 (month-on-month), sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun ini.
Dengan sederet pencapaian tersebut, TPS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan logistik kelas dunia dan menjadi mitra strategis bagi eksportir serta importir nasional.






