jatim.
SURABAYA – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag) Surabaya resmi mengukuhkan dua guru besar baru pada hari Selasa (8/4). Proses pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat pengembangan akademik dan memperluas program studi yang ada.
Pengukuhan dua akademisi tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di lingkungan kampus. Kedua dosen yang dikukuhkan adalah Erni Puspanantasari Putri sebagai Guru Besar Fakultas Teknik dengan bidang keahlian Sistem Optimasi dan Perancangan Industri, serta M Sihab Ridwan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan spesialisasi Manajemen Strategis.
Dengan penambahan ini, jumlah guru besar di Untag Surabaya kini mencapai 30 orang. Hal ini menunjukkan komitmen kampus dalam membangun fondasi akademik yang kuat dan berkelanjutan.
Rektor Untag Surabaya, Herjo Saputro, menyampaikan bahwa kehadiran dua profesor baru ini menjadi momentum penting bagi pengembangan program studi di masa depan. Ia menjelaskan bahwa universitas sedang merancang pembukaan program magister (S2) Teknik yang sejalan dengan keilmuan Prof Erni.
Selain itu, Untag juga sedang menjajaki kerja sama internasional dalam bentuk program double degree di bidang manajemen strategis. Kerja sama ini akan dilakukan dengan perguruan tinggi luar negeri. Menurut Herjo, latar belakang pendidikan doktoral kedua profesor yang berasal dari luar negeri membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa antar lembaga.
Herjo menekankan peran guru besar sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di kampus. Ia menjelaskan bahwa guru besar tidak hanya bertindak sebagai pemimpin akademik, tetapi juga berperan dalam membina dosen muda, memperkuat spesialisasi keilmuan, serta memimpin riset kolaboratif dan publikasi internasional.
Di samping itu, saat ini Untag Surabaya sedang melakukan persiapan regenerasi profesor. Sebanyak 18 dosen dengan jabatan lektor kepala dinilai telah memenuhi syarat untuk diajukan menjadi guru besar dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kualitas akademik dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Kehadiran guru besar baru ini menjadi indikasi positif bagi perkembangan Untag Surabaya. Dengan dukungan dari para ahli dan pakar di berbagai bidang, kampus berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan tinggi.






