Undian Simpeda di Asbanda



JAKARTA – Program Undian Nasional Simpeda terus menjadi salah satu inisiatif yang paling konsisten dilaksanakan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Tidak hanya sekadar program hadiah bagi nasabah, Simpeda telah berkembang menjadi simbol kolaborasi dan sinergi antar-BPD dalam memperkuat layanan perbankan daerah secara nasional.

Sebagai program yang telah berjalan cukup lama, Simpeda menjadi wujud nyata komitmen BPD untuk menjaga loyalitas nasabah sekaligus meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Melalui skema tabungan yang terintegrasi antar-BPD, nasabah dapat bertransaksi lintas daerah dengan tetap berkesempatan mengikuti undian nasional yang rutin digelar setiap tahun.

Secara nasional, hingga akhir Desember 2025, jumlah penabung Simpeda tercatat mencapai lebih dari 8,9 juta nasabah, atau tumbuh sekitar 104 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama Bank Jateng menggelar Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode II Tahun XXXVI-2026 pada 17 April lalu. Acara ini menjadi momen penting dalam rangkaian kegiatan Simpeda yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antar-BPD serta memberikan apresiasi kepada nasabah setia.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menyampaikan bahwa program Simpeda mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan dana tabungan sebesar 12% secara tahunan atau setara Rp 2,2 triliun dari 2024 ke 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan peran Simpeda dalam mendorong aktivitas simpanan dan transaksi keuangan masyarakat.

Ia juga menilai kegiatan undian Simpeda memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi juga dalam meningkatkan loyalitas nasabah, mendorong minat menabung, serta memperkuat dana pihak ketiga (DPK) perbankan daerah. Dalam kesempatan itu, Bank Jateng mengangkat konsep visual bernuansa budaya Jawa yang menampilkan simbol-simbol seperti bunga melati, bunga matahari, serta ikon daerah seperti burung blekok, Patung Manahan, dan becak Solo, yang mencerminkan nilai persatuan dan ekonomi kerakyatan.

Bambang juga menyampaikan bahwa Simpeda yang telah berjalan lebih dari tiga dekade terbukti menjadi instrumen penting dalam pertumbuhan DPK, serta mengajak seluruh Bank Pembangunan Daerah untuk terus memperkuat pengembangan produk tersebut agar tetap relevan dan kompetitif melalui sinergi antar-BPD.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Asbanda, Rokidi, menyampaikan bahwa produk tabungan Simpeda terus menunjukkan pertumbuhan positif dan menjadi pengikat utama kerja sama BPD dari Sabang hingga Merauke. “Karena Simpeda inilah kami dari Sabang sampai Merauke bisa bersatu dan malam ini berkumpul di Surakarta,” ujarnya.

Asbanda juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan Simpeda agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama masyarakat.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Eny Lestari, mewakili Gubernur Jawa Tengah, mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya menabung dan memanfaatkan layanan perbankan secara bijak. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan transformasi Bank Jateng bersama Pemprov Jateng guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Penarikan Undian Nasional Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXVI-2026 ini menyediakan total hadiah Rp3 miliar dan disaksikan oleh perwakilan dinas sosial, kepolisian, serta notaris. Hadiah utama Rp500 juta diraih nasabah Bank Sumsel Babel, sementara empat hadiah kedua masing-masing Rp100 juta dimenangkan oleh dua nasabah Bank Jatim, satu nasabah Bank Sumsel Babel, dan satu nasabah Bank Jateng dari Capem Pasar Kota Purwodadi.

Acara puncak di Surakarta turut dimeriahkan oleh penampilan Good Morning Everyone (GME), Maliq & D’Essentials, dan Ari Lasso. Pada kesempatan yang sama, Asbanda juga menetapkan Bank Bengkulu sebagai tuan rumah Undian Tabungan Simpeda 2026 yang akan digelar di Bengkulu pada Agustus 2026. Plt Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, menyatakan kesiapan dan menyambut kepercayaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *